Cara Menjadi Reseller Makanan Ringan Tanpa Modal (2023)

Menjadi reseller makanan ringan belakangan ini menjadi salah satu bidang bisnis yang digemari.

Alasannya cukup simple sebenarnya.

Salah satu alasannya karena makanan ringan termasuk makanan yang tidak mudah basi sehingga jika tidak laku dalam beberapa hari masih bisa dijual kembali di hari-hari selanjutnya.

Dengan begitu resiko penjualannya juga tidak terlalu besar.

Sementara jika tidak bisa memproduksi makanan ringan sendiri, maka menjadi reseller dapat dijadikan solusinya!

Apa Itu Reseller?

Reseller merupakan sebuah kata yang berasal dari bahasa Inggris re dan seller. Re artinya kembali atau berulang. Seller artinya penjual.

Jadi arti dari reseller secara bahasa adalah penjual yang menjual ulang atau menjual kembali.

Secara rinci, arti dari reseller adalah sebuah unit kegiatan usaha yang dilakukan oleh seseorang untuk menjual kembali produk yang dibeli dari produsen atau tangan pertama ke tangan kedua atau selanjutnya atau ke konsumen.

Apa perbedaan antara reseller dan dropship?

Dropship adalah suatu sistem pemasaran dimana penjual tidak menyiapkan stok barang. Barang akan dikirim langsung dari pemasok atau supplier ke pembeli.

Sedangkan reseller adalah orang yang membeli suatu produk dari perusahaan tertentu dan menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi.

Menariknya, kedua jenis bisnis ini sama-sama bisa menghasilkan keuntungan. Hanya saja yang membedakan adalah tingkat keberhasilannya.

Reseller merupakan bisnis online yang hanya menjual sebuah produk atau jasa tertentu kepada konsumen yang telah melakukan pembelian sebelumnya. Reseller biasanya akan menjual produknya melalui media sosial seperti Instagram dan Facebook.

Di sini, para reseller tidak bertanggung jawab atas barang yang dijual dan tidak dapat dituntut untuk membayar biaya transaksi jika terjadi kesalahan dalam penjualan. Dropship atau penjualan secara online adalah penjualan dilakukan oleh pihak lain.

Dropshipper bisa menjual berbagai macam produk, namun tidak bertanggung jawab terhadap barang yang terjual. Namun, Anda haruslah memastikan bahwa penjual tersebut memiliki reputasi baik di pasar. Jenis bisnis ini memang terlihat sangat mudah bagi pemula.

Namun, dengan menerapkan tips-tips di atas maka Anda bisa menjadi seorang reseller sukses tanpa perlu mengeluarkan banyak uang. Anda bisa memulai bisnis dropship dari hasil kerja keras.

Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari hasil penjualan. Ada banyak jenis bisnis online yang tidak membutuhkan modal besar. Untuk memulainya, Anda bisa memanfaatkan peluang iklan berbayar seperti Google Adsense atau Affiliate Marketing.

Apa saja keuntungan menjadi reseller?

Reseller berkesempatan mendapatkan laba yang lebih tinggi dibandingkan dengan menjual produk di toko online dengan sistem dropship.

Selain itu, reseller juga memiliki keleluasaan dalam menentukan harga jual, dan mendapatkan bantuan dari pihak distributor dalam hal promosi dan pemasaran.

reseller-makanan

Cara memulai menjadi reseller makanan ringan

Ada beberapa step yang bisa dijalankan seseorang untuk menjadi reseller makanan ringan, di antaranya:

1) Mencari dan menemukan produk yang tepat

Karena kegiatan yang akan dilakukan adalah menjual suatu produk, maka hal pertama yang harus dilakukan oleh seseorang untuk menjadi reseller adalah menemukan sebuah produk yang tepat.

Tentukan produk apa yang akan Anda jual.

Misalkan Anda ingin menjual produk berupa makanan ringan, maka tentukan saja produk makanan ringan apa sajakah yang nantinya akan Anda sediakan apakah makanan pedas, makanan ringan bernuansa cokelat, makanan ringan lainnya atau semua jenis makanan ringan.

Baca:  +20 Ide Jualan Es yang Paling Laris, Wajib Coba!

2) Cek pasar dan pelajari kompetitor

Setelah menentukan dan tahu produk makanan ringan apa yang akan Anda jual, maka selanjutnya yang perlu dilakukan adalah cek pasar.

Cari tahu bagaimana respon pasar terhadap produk Anda apakah mereka antusias, atau seperti apa.

Mencari tahu respon pasar menjadi sebuah hal yang sangat penting agar Anda tidak sampai menjual produk yang ternyata tidak diminati pasar sehingga potensi barang tidak laku terjual dapat diminimalisir.

Anda juga harus mempelajari bagaimana kompetitor Anda dalam menjalankan bisnis tersebut di daerah yang sama.

Biasanya supplier ada yang memiliki ritme tidak membuka peluang terlalu banyak reseller di daerah yang sama untuk meminimalisir terjadinya perang harga antar sesama reseller.

Jadi memperhatikan kompetitor juga menjadi sebuah aspek yang sangat penting.

3) Temukan supplier yang bisa diajak kerjasama

Pastikan agar Anda tidak sembarangan memilih supplier karena nantinya akan menjadi bumerang untuk diri Anda sendiri.

Selain harus memperhatikan kelayakan dan kualitas produk, Anda juga harus melihat bagaimana supplier menjalin komunikasi dan merespon reseller secara tanggap agar kerjasama yang berjalan mulus dapat terjalin setelahnya.

4) Berikan pelayanan terbaik kepada konsumen

Salah satu kunci keberlangsungan sebuah bisnis adalah memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.

Selalu berikan respon yang tanggap dengan penuh keramahan ketika ada konsumen yang bertanya tentang produk Anda.

Ketika ada orang yang membeli produk atau memesan, jawab dengan ramah dan layani dengan sepenuh hati.

Jika memang bisa melayani dengan cepat dan tanggap, lakukan agar tidak ada pelanggan yang kecewa terhadap layanan Anda.

5) Perbarui informasi suatu produk

Pastikan agar Anda selalu update terkait barang yang Anda jual.

Mana barang yang masih ada stock dan mana yang habis stock harus selalu diperbarui.

Hal ini penting agar calon customer atau customer bisa selalu tahu produk yang tersedia.

Marketing memang sulit untuk dipahami apalagi untuk para kalangan ibu rumah tangga.

Jadi, bagi Anda yang terjun ke dunia bisnis serta ingin mengembangkan brand dengan baik dan efektif, marketing dapat dibilang sebagai sebuah kunci sukses.

6) Maksimalkan penjualan online

Meski posisi Anda menjadi reseller, jangan pernah takut untuk merambah penjualan dengan memaksimalkan marketing online.

Anda bisa promosikan di berbagai sosial media dan jika memang ada dana lebih bisa mengiklankan usaha Anda.

Dengan begitu Anda bisa menyeser target market secara lebih luas lagi. Jika memang perlu, Anda juga bisa membuat suatu website untuk menjual produk Anda.

7) Lakukan evaluasi terhadap usaha yang dijalankan

Meski posisi Anda hanya sebatas sebagai reseller, namun evaluasi tetap harus dilakukan untuk memastikan penjualan bisa berjalan lancar dan berkala.

Evaluasi menjadi suatu aspek yang sangat penting untuk memperbarui dan memperbaiki kinerja bisnis Anda.

Anda juga harus memeriksa produk apa saja yang laku dan produk apa saja yang kurang laku. Lakukan pemeriksaan penjualan selama dua minggu sekali atau paling tidak satu bulan sekali.

Jika memang ada penurunan penjualan maka Anda harus segera mencari solusinya agar usaha tidak stuck atau bahkan berakhir gulung tikar.

Baca:  18 Kerja Online untuk Pelajar yang Masih Sekolah

8) Pastikan mengelola uang hasil penjualan dengan baik

Agar Anda bisa menjadi seorang reseller yang sukses, maka Anda harus mampu mengelola uang penjualan produk dengan baik. Pastikan Anda tidak menggunakan semua keuntungan penjualan untuk kepentingan pribadi Anda.

Pastikan untuk Anda menyisihkan sebagian uang untuk mengembangkan bisnis Anda tersebut. Misalkan untuk memperbanyak stock produk, memproduksi makanan ringan sendiri atau mengembangkan bisnis di lini yang lain.

Dengan begitu usaha yang Anda jalankan bisa berkembang dari waktu ke waktu. Jangan lupa juga untuk selalu mencatat pemasukan dan pengeluaran usaha.

bertanya-tentang-reseller-makanan

Bisakah menjadi reseller rakanan ringan tanpa modal?

Bagi Anda yang ingin menjadi reseller makanan ringan namun merasa sama sekali tidak memiliki modal, ada beberapa langkah yang bisa dijalankan untuk menjadi reseller tanpa modal sama sekali.

Langkah-langkah untuk menjadi reseller makanan ringan tanpa modal sebagai berikut:

Mencari supplier yang berkenan bekerjasama menyediakan produk tanpa modal

Bagaimana cara mencari supplier produk? Mencari supplier produk dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya mencari di internet, mengunjungi pusat perbelanjaan atau mencari melalui kontrak pribadi atau rekan kerja.

Mungkin memang tidak banyak supplier yang berkenan bekerjasama menyediakan produk tanpa modal sama sekali, namun bukan berarti tidak ada. Jadi PR Anda adalah mencari supplier yang berkenan.

Menawar untuk menjadi dropshipper

Atau kalau misalkan tidak menemukan supplier yang berkenan bekerjasama untuk menyediakan produk tanpa modal, Anda bisa bertanya apakah di supplier tersebut menyediakan sistem dropshipper?

Jika memang tersedia, Anda bisa bergabung dengannya. Jadi sistem reseller dan dropshipper ini cukup berbeda.

Jika menjadi reseller artinya Anda harus stock produk dan tentu butuh modal, namun untuk menjadi dropshipper Anda tidak perlu stock produk.

Anda hanya perlu mempromosikan suatu produk yang dimiliki supplier kemudian jika nantinya ada orang yang membeli produk tersebut, maka supplier langsung yang akan mengirimkan produk ke alamat pembeli atas nama usaha Anda.

Dengan begitu seorang dropshipper tidak perlu terlibat dalam proses kirim mengirim barang.

Fokus berjualan

Kalau sudah menemukan supplier yang tepat dan mau bekerjasama untuk menyediakan produk tanpa modal, lakukan promosi terus menerus agar pundi-pundi keuntungan bisa didapatkan semakin banyak.

Tentu semakin banyak orang yang membeli maka akan semakin banyak juga keuntungan yang berpotensi didapatkan.

FAQ: Pertanyaan yang sering diajukan

Dimana mencari supplier untuk dropship?

Dropship supplier bisa dicari di berbagai marketplace, seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee, ataupun di Google.

Apa yang dimaksud reseller tangan pertama?

Reseller tangan pertama berarti orang yang menjual produk kepada konsumen akhir atau kepada perusahaan lain sebagai bagian dari rantai pasokan.

Bagaimana cara mencari supplier tangan pertama?

Cara mendapatkan supplier tangan pertama dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti mencari referensi dari teman atau kerabat, mencari di internet, atau menghubungi kantor perdagangan.

Penutup

Itulah sedikit informasi yang kami dapat sampaikan terkait cara menjadi reseller makanan ringan tanpa modal.

Semoga menjadi ulasan yang inspiratif dan membawa manfaat.