Bisnis Thrift Shop: Cara Cuan Bisnis Barang Bekas

Ide bisnis thrift shop mungkin masih terdengar asing untuk saat ini. Thrift shop merupakan sebuah bisnis yang menjual barang bekas, umumnya produk yang dijual adalah berbagai macam produk baju, kaos atau celana bekas.

Namun sebenarnya, Anda yang punya ketertarikan di produk lain misalkan tas bekas branded, jam tangan dan sejenisnya juga bisa menjalankan bisnis thrift shop ini.

Bagi Anda yang tertarik untuk menjalankan bisnis thrift shop, ada beberapa tips yang bisa dijalankan agar bisnis yang Anda jalankan sukses.

Berikut kami ulas pengertian, cara memulai bisnis thrift shop dan tips promosi yang perlu Anda tahu!

Apa itu Thrift Shop?

Thrift Shop adalah toko di mana Anda dapat menemukan berbagai macam barang bekas dengan harga yang relatif murah. Banyak orang tertarik untuk berbelanja di toko ini karena mereka dapat menemukan barang-barang yang unik dan langka.

Thrift Shop sering dianggap sebagai tempat untuk mencari barang-barang murah. Tetapi sebenarnya, ada banyak toko yang menyediakan barang-barang dengan harga yang lebih murah daripada Thrift Shop.

Hal ini dikarenakan toko-toko ini menjual barang-barang yang diatur oleh pemerintah atau organisasi nirlaba. Thrift Shop seringkali menjadi tempat favorit bagi para pelanggan yang ingin mencari barang-barang unik dan langka.

Oleh karena itu, toko-toko ini selalu ramai dalam setiap musim. Bahkan, ada beberapa toko yang memiliki antrean panjang hingga berjam-jam.

Peluang Usaha Thrift Shop

Dalam bisnis, ada beberapa hal yang Anda perlukan untuk memulai bisnis. Anda perlu melakukan riset, seperti menentukan target pasar, strategi pemasaran dan sebagainya. Target pasar bisnis apa yang akan Anda bidik? Nah, target pasar bisnis yang menarik dan menguntungkan adalah bisnis thrift shop.

Bisnis thrift shop ini menawarkan barang-barang bekas atau second murah kepada konsumen khususnya anak muda. Banyak orang yang tertarik untuk membeli barang di thrift shop daripada di toko-toko biasa, karena harganya yang murah. Meskipun barang-barang di thrift shop adalah barang-barang bekas, tetapi banyak juga yang masih baru dan dalam kondisi baik. Oleh karena itu, bisnis thrift shop sangat menguntungkan.

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui sebelum memulai bisnis thrift shop:

  • Pertama, Anda perlu menentukan tempat untuk membuka toko. Tempat yang strategis dan ramai akan membantu Anda dalam menarik para pelanggan.
  • Kedua, Anda juga perlu menyiapkan modal untuk memulai bisnis ini. Jangan lupa untuk menyiapkan sejumlah dana untuk operasional toko, seperti untuk gaji karyawan, sewa tempat, listrik, dan lain sebagainya.
  • Ketiga, Anda perlu menyiapkan barang-barang yang akan Anda jual. Anda bisa mendapatkan barang-barang bekas dari teman-teman, keluarga, tetangga, atau bisa juga membeli barang-barang di lelangan. Jangan lupa untuk memilih barang-barang yang masih dalam kondisi baik dan layak untuk dijual.
  • Keempat, Anda perlu membuat sistem penjualan yang mudah dan efisien. Sistem penjualan yang bagus akan membantu Anda dalam meningkatkan keuntungan.

Cara Memulai Bisnis Thrift Shop

cara-memulai-bisnis-thrift-shop

1. Tentukan modal yang akan digunakan

Hal pertama yang perlu diperhatikan berkaitan dengan cara memulai bisnis thrift shop adalah menyiapkan modal.

Pastikan berapa modal yang Anda akan pakai untuk menjalankan bisnis tersebut dan berapa banyak pakaian thrift yang akan Anda jual di awal memulai bisnis.

Semua itu saling berkaitan dan sangat penting untuk diperhatikan dalam menjalankan bisnis termasuk thrift shop.

2. Buatlah rencana bisnis

Rencana bisnis (Business plan) sama halnya dengan peta perjalanan. Dalam sebuah bisnis hadirnya business plan ini sangatlah penting karena akan menjadi penentu kemana arah bisnis nantinya. Jadi pastikan sebelum memulai suatu bisnis, Anda harus memastikan untuk terlebih dahulu membuat business plan secara matang.

Dengan adanya business plan sebagai peta usaha, Anda bisa menentukan tujuan bisnis, prospek bisnis yang diinginkan, potensi perkembangan bisnis, resiko dan rencana apa yang akan dilakukan untuk memajukan dan memaksimalkan bisnis yang dijalankan tersebut.

Business plan sendiri bisa dikatakan seperti alat yang bisa dipakai untuk meminimalisir potensi kerugian atau kegagalan bisnis di kemudian hari.

3. Menentukan target market

Setelah memastikan bahwa business plan yang dibuat benar – benar matang, kemudian selanjutnya yang harus dipikirkan adalah target market. Siapa target market Anda? Apakah anak muda yang sedang mencari barang – barang keren tapi dibanderol murah? Orang dewasa? Atau anak – anak?

Namun untuk produk thrift yang notabennya bukan barang baru, biasanya target market yang akan sangat potensial untuk diseser adalah anak muda mulai dari usia 15an tahun sampai dengan 25an tahun.

Usia tersebut biasanya sangat memperhatikan mode namun karena masih belum memiliki penghasilan yang cukup akan memilih produk thrift shop untuk menunjang penampilannya. Jadi sediakan barang thrift shop kece dan keren yang sesuai dengan minat anak muda di rentang usia 15an tahun sampai dengan 25an tahun tersebut.

4. Tentukan produk yang Anda ingin jual

Setelah memastikan dan menentukan target market apa yang akan menjadi target customer Anda, maka hal yang selanjutnya perlu dipikirkan barulah terkait produk. Nah, jadi dari konsep bisnis thrift shop Anda, tanyakan pada diri Anda sendiri Anda ingin menjual apa dan target market Anda suka produk apa.

Apakah Anda dan mereka tertarik dengan produk baju thrift? Celana thrift? Tas branded thrift? Aksesoris branded thrift? Atau apa? Dari sana Anda baru bisa menentukan produk apa yang akan dijual, target market cocok dan budget Anda juga sesuai.

Apa itu customer?

Customer adalah orang yang membeli suatu produk atau menggunakan suatu jasa.

5. Pastikan produk berkualitas dan jika perlu bermerk

Orang biasanya mau membeli produk thrift jika produk tersebut memiliki karakteristik berikut ini :

  • Barang branded atau bermerk baik itu baju, celana, kerudung, tas, aksesoris atau lainnya
  • Barang yang pernah dipakai oleh artis karena biasanya memiliki image mahal dan ‘bekas artis’.
  • Barang masih sangat bagus dan layak pakai

memilih-pakaian-berkualitas

Jika Anda menemukan produk thrift tidak memiliki satu dari ketiga unsur di atas, pastikan Anda jangan menggunakan modal untuk membeli barang tersebut karena potensi laku atau terjual akan sangat kecil. Namun jika dua dari tiga karakteristik di atas dimiliki suatu produk, Anda bisa membelinya karena potensi terjualnya besar dan produk juga memiliki nilai prestise tersendiri.

6. Pastikan mencari supplier yang tepat

Kalau semua hal yang kami sebutkan dalam cara memulai bisnis thrift shop di atas sudah Anda jalankan semuanya, selanjutnya pastikan memilih supplier yang tepat. Carilah supplier yang memiliki produk atau barang thrift dengan kualitas yang mumpuni, look yang bagus dan kalau ada cari supplier yang menyediakan barang branded.

Baca:  Begini! Cara Jualan Barang Bekas Biar Cepat Laku

Jika memang punya cukup waktu, Anda juga bisa membandingkan terlebih dahulu harga dari beberapa supplier agar bisa tahu harga paling ekonomis dan sesuai budget yang Anda punya. Namun tetap ingat, pastikan barang yang akan Anda beli juga dalam kondisi yang masih bagus agar tidak merugi.

Apa itu supplier?

Supplier adalah orang atau perusahaan yang menyediakan barang atau jasa yang dibutuhkan oleh perusahaan lain.

7. Periksa kondisi fisik dan kebersihan barang thrift

Kondisi fisik barang yang layak dan kebersihan barang akan sangat berpengaruh terhadap suksesnya bisnis thrift Anda. Orang akan malas beli produk di tempat Anda kalau kondisinya sudah lusuh atau kotor. Jadi pastikan cek dulu bagaimana kondisi dan kebersihan barang yang akan dijual. Hal tersebut untuk meminimalisir penilaian negatif dan komplain dari pelanggan.

8. Cari lokasi toko strategis jika ingin punya lapak offline

Kalau misalkan Anda sudah punya keinginan untuk memiliki toko thrift sendiri, pastikan memilih lokasi toko yang strategis. Pastikan lokasi tokonya mudah dijangkau dan mudah ditemukan agar tidak membuat customer atau calon customer kesulitan menemukan lapak Anda.

barang-bekas-aurabisnis

9. Lakukan foto produk

Meski Anda sudah punya lapak offline, Anda tetap harus memaksimalkan penjualan secara offline melalui website atau sosial media. Tampilkan foto produk semenarik mungkin di sana. Melalui penjualan secara online di website atau sosial media, jangkauan pasarnya juga akan semakin luas tidak terbatas di satu daerah saja.

Meski tidak difoto menggunakan model, Anda bisa memastikan gambar latar (background) foto rapi dan pencahayaan juga bagus.

10. Berikan informasi spesifikasi produk secara detail

Khususnya jika penjualan dimaksimalkan secara online, agar pembeli yakin untuk membeli produk Anda pastikan untuk memberikan informasi spesifikasi produk secara detail. Jika produk yang dijual adalah baju thrift, berikan informasi panjang atau lebar atau size dari produk baju tersebut.

11. Lakukan promosi secara efektif

Dalam dunia bisnis, hal yang tidak boleh dilupakan adalah terkait promosi. Promosi bahkan bisa dikatakan menjadi nafas suatu bisnis. Oleh sebab itu pastikan agar Anda tidak melupakan hal yang satu ini.

Promosi sendiri bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada promosi gratis dan ada promosi berbayar. Untuk promosi gratis yang bisa dilakukan sebagai berikut :

  • Promosi dari mulut ke mulut
  • Memberikan sample produk kepada pelanggan
  • Memasang X-banner di lokasi dekat lapak atau toko
  • Memaksimalkan sosial media organik

Sementara promosi berbayar yang bisa dilakukan di antaranya :

  • Menggunakan jasa influencer untuk promosi
  • Memanfaatkan Instagram ads, facebook ads dan TikTok ads

Jangan lupakan juga untuk membuat berbagai macam promosi menarik mulai dari pemberian cashback di moment tertentu, giveaway dengan syarat, diskon payday, bundling harga dan sebagainya.

jam-bekas-aurabisnis

Cara Mendapatkan Supplier Barang Bekas

Bisnis barang bekas atau yang dikenal dengan bisnis thrift shop, merupakan usaha yang bergerak dalam bidang jual beli barang bekas. Barang bekas yang dimaksud dalam bisnis ini adalah barang yang masih layak pakai namun tidak lagi digunakan oleh pemiliknya.

Biasanya barang bekas yang termasuk dalam bisnis ini adalah pakaian, peralatan elektronik, peralatan rumah tangga, buku, dan barang-barang lain yang masih layak digunakan. Bisnis thrift shop sangat menguntungkan karena memerlukan modal yang relatif kecil.

Selain itu, usaha ini juga relatif mudah untuk dijalankan dan memberikan keuntungan yang lumayan besar. Oleh karena itu, bisnis ini cocok bagi mereka yang ingin memulai usaha dengan modal kecil.

Untuk memulai usaha bisnis thrift shop, selain modal yang relatif kecil, Anda juga perlu mendapatkan supplier barang bekas. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan supplier barang bekas:

Mengikuti Lelang

Lelang adalah salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan supplier barang bekas. Auctions biasanya diadakan oleh pemilik barang bekas yang ingin menjual barangnya.

Anda dapat menghubungi pemilik barang bekas yang akan mengadakan auctions. Anda juga dapat menghubungi lembaga pelelangan yang biasanya akan membantu Anda dalam mengurus segala hal yang berkaitan dengan pelelangan.

Membeli dari Toko Online

Anda juga dapat membeli barang bekas dari toko online. Toko online yang menjual barang bekas biasanya akan menawarkan harga yang relatif lebih murah dibandingkan toko offline. Selain itu, Anda juga dapat memesan barang bekas sesuai dengan kebutuhan Anda.

Tips Promosi Bisnis Thrift Shop

Promosi sangat penting untuk membantu bisnis Anda tumbuh dan berkembang. Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda gunakan untuk mempromosikan bisnis thrift shop Anda:

  1. Pastikan untuk menyebarkan flyer dan poster bisnis Anda di seluruh komunitas dengan menempelkannya di tempat-tempat yang strategis seperti pusat perbelanjaan, kompleks olahraga, dan sebagainya.
  2. Sosial media dapat menjadi alat yang sangat efektif dalam mempromosikan bisnis Anda. Gunakanlah dengan bijak dengan memposting gambar yang menarik dari toko Anda, memberikan kode diskon, dan sebagainya.
  3. Buatlah sebuah website yang menarik untuk usaha Anda. Ini akan membuat usaha Anda lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan dan memberikan informasi yang lebih lengkap tentang toko Anda.
  4. Anda juga dapat mempromosikan bisnis Anda secara offline dengan mengikuti acara-acara komunitas atau menyebarkan kartu nama bisnis Anda kepada teman dan kerabat.

Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Thrift Shop

Bisnis barang bekas memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan.

  • Keuntungan utama dari bisnis ini adalah modal yang dibutuhkan relatif rendah.
  • Bisnis ini dapat dijalankan dari rumah.
  • Bisnis ini dapat dikelola sebagai bisnis sampingan.
  • Jika Anda menjual produk yang berkualitas, Anda dapat menarik pelanggan yang lebih dari sekali.

Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memulai bisnis barang bekas.

  • Bisnis ini seringkali dikaitkan dengan barang-barang usang atau kurang berguna. Oleh karena itu, jika Anda ingin memulai bisnis ini, Anda harus dapat menunjukkan kepada pelanggan potensial bahwa barang-barang yang Anda jual masih dapat digunakan dan berkualitas.
  • Bisnis ini seringkali dipandang sebagai bisnis yang tidak profesional. Untuk mengatasi hal ini, Anda harus menunjukkan kepada pelanggan potensial bahwa Anda menjual barang-barang berkualitas dengan harga yang wajar.

Contoh Proposal Bisnis Thrift Shop

Untuk mengajukan proposal bisnis Anda dapat menggunakan contoh berikut ini:

Baca:  Karakteristik Job Order Costing (Detail!)

A. Judul Proposal Usaha:

Thrift Shop Online.

B. Tujuan dan Manfaat

Tujuan dari bisnis ini adalah untuk menyediakan pakaian second-hand yang bagus dan murah bagi pelanggan, sehingga mereka dapat membelanjakannya untuk keperluan lain.

Manfaat yang akan diperoleh pelanggan adalah:

  1. Pakaian second-hand yang berkualitas baik dan murah.
  2. Pakaian yang telah dibeli dapat langsung digunakan, sehingga tidak perlu repot untuk mencari pakaian baru.
  3. Toko akan selalu menyediakan pakaian second-hand dengan desain terbaru.
  4. Toko akan menyediakan pakaian second-hand untuk berbagai kalangan usia, sehingga semua orang dapat menemukan pakaian yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Thrift shop akan menyediakan aneka macam pakaian second-hand, mulai dari pakaian anak-anak hingga dewasa, sehingga semua pelanggan dapat menemukan pakaian yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

C. Bahan dan Alat yang Digunakan:

  • Kain kaos bekas, kaos polos, celana bekas, rok, jaket, dsb.
  • Mesin jahit atau gunting
  • Kain kaos oblong
  • Kain flanel
  • Kain spandex
  • Kain katun
  • Kain jersey
  • Kain batik
  • Kain brokat
  • Kain fur
  • Kain kaos lukis
  • Kain kaos 3D

D. Cara Pembuatan:

  1. Pertama, cuci baju bekas dengan benar sebelum dicuci bersih.
  2. Selanjutnya, potong baju bekas menjadi potongan yang akan digunakan nantinya.
  3. Setelah itu, gunting bahan yang akan digunakan, misalnya kain kaos, kain flanel, kain jersey, dan lain sebagainya.
  4. Kemudian, jahitlah potongan-potongan baju bekas yang telah disiapkan tadi.
  5. Bila sudah selesai, kamu dapat menjualnya kembali dengan harga yang lebih murah dari harga aslinya.

E. Estimasi Rincian Biaya:

  • 1 roll kain kaos oblong: Rp50.000
  • 1 roll kain flanel: Rp50.000
  • 1 roll kain spandex: Rp50.000
  • 1 roll kain katun: Rp50.000
  • 1 roll kain jersey: Rp50.000
  • 1 roll kain batik: Rp50.000
  • 1 roll kain brokat: Rp50.000
  • 1 roll kain fur: Rp50.000
  • 1 roll kain kaos lukis: Rp50.000
  • 1 roll kain kaos 3D: Rp50.000

Total: Rp500.000

Biaya yang dibutuhkan untuk satu kali produksi adalah Rp500.000 dengan memakai peralatan milik pribadi.

Penghasilan Produksi:

Harga jual produk x estimasi produksi per hari:

= Rp30.000 x 10

= Rp300.000

Laba Bersih:

Penghasilan produksi – penghasilan operasional:

= Rp300.000 – Rp500.000

= Rp200.000

F. Analisis SWOT (Strength Weakness Opportunities Threats):

Keunggulan:

  1. Harga yang ditawarkan murah dibandingkan dengan toko Thrift Shop lainnya.
  2. Thrift Shop dapat memilih sendiri model pakaian yang diinginkan.

Kelemahan:

  1. Model pakaian yang ditawarkan tidak selalu up to date.
  2. Gudang pakaian umumnya berada di luar kota, sehingga ongkos kirim dan waktu pengiriman akan lebih lama.
  3. Model pakaian yang ditawarkan oleh toko Thrift Shop kadang-kadang tidak up to date.

Sasaran:

  1. Anak-anak sekolah dan juga mahasiswa.
  2. Menawarkan harga yang lebih murah dari toko Thrift Shop lainnya.
  3. Menyediakan model pakaian yang up to date.

Hambatan:

  1. Adanya rasa jenuh pada konsumen ketika mengkonsumsi pakaian.
  2. Kebutuhan akan modal yang cukup besar.
  3. Membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup banyak untuk mengelola toko.

FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan

☑️ Berapa modal usaha thrift?

Modal usaha thrift tergantung dari bentuk usahanya. Untuk usaha kecil-kecilan, modal yang dibutuhkan sekitar Rp 5 juta. Sedangkan untuk usaha menengah atau besar, modalnya bisa mencapai Rp 50 juta.

☑️ Apakah bisnis Thrift Shop menguntungkan?

Bisnis Thrift Shop cukup menguntungkan. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa bisnis ini menyediakan barang-barang yang relatif murah dan dapat menarik pelanggan dari segala lapisan masyarakat. Selain itu, toko-toko ini cenderung menarik pelanggan yang suka belanja dengan diskon.

☑️ Bagaimana cara mendapatkan baju thrift dari luar negeri?

Cara mendapatkan baju thrift dari luar negeri adalah dengan membeli di toko-toko barang bekas atau di situs web seperti eBay dan Craigslist.

☑️ Apakah usaha thrift atau barang bekas legal?

Usaha thrift atau barang bekas di Indonesia adalah legal.

☑️ Kenapa thrift bisa murah?

Thrift bisa murah karena sebagian besar barang yang dijual di toko-toko thrift adalah barang bekas yang dijual dengan harga yang jauh lebih rendah dari harga baru.

Beberapa toko thrift juga menjual barang baru dengan harga yang lebih rendah dari harga yang ditawarkan oleh toko lain.

Usaha dapat menguntungkan karena toko-toko thrift menawarkan harga yang lebih rendah dari harga yang ditawarkan oleh toko lain, sehingga lebih mudah untuk mengutip harga yang layak dan menguntungkan.

☑️ Apa bedanya baju thrift dan preloved?

Baju thrift adalah baju yang telah dijual ulang, sedangkan preloved adalah baju yang telah dipakai sebelumnya.

☑️ Bagaimana cara mendapatkan supplier baju import?

Cara mendapatkan supplier baju import dapat dilakukan dengan mencari informasi melalui berbagai sumber, seperti internet, majalah, atau buku.

Anda juga dapat menghubungi kantor perwakilan dagang negara asal produk yang ingin Anda impor.

☑️ Apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih supplier?

Pemilihan supplier yang tepat dapat mendukung kesuksesan bisnis Anda. Hal ini karena supplier yang baik dapat menjamin kualitas produk dan pelayanan yang baik.

Ketika Anda memilih supplier, perhatikan hal-hal berikut:

  • Kualitas produk: selalu pertimbangkan kualitas produk yang ditawarkan sebelum memutuskan untuk bekerja sama dengan supplier tertentu. Pastikan untuk membandingkan produk dari beberapa supplier sebelum membuat keputusan akhir.
  • Harga: harga yang ditawarkan oleh supplier haruslah sesuai dengan budget yang Anda miliki. Jangan tergoda untuk memilih supplier yang menawarkan harga yang terlalu murah, karena hal ini bisa berdampak negatif pada kualitas produk.
  • Reputasi: selalu mencari tahu seberapa baik reputasi supplier sebelum bekerja sama dengan mereka. Baca ulasan online, tanya kepada teman-teman, atau bertanya kepada asosiasi industri untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap.
  • Waktu pengiriman: selalu diskusikan dengan supplier tentang waktu pengiriman produk. Pastikan bahwa mereka dapat mengirimkan produk tepat waktu sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kesimpulan

Bisnis barang bekas sangat menguntungkan, terutama jika Anda tinggal di daerah perkotaan.

Banyak orang yang ingin menjual barang-barang mereka yang tidak terpakai lagi, dan Anda dapat mengambil keuntungan dari hal ini dengan membuka toko barang bekas.

Itulah beberapa tips dan cara memulai bisnis thrift shop yang bisa dilakukan agar usaha berjalan lancar dan sukses.

Semoga informasi yang kami bagikan menjadi ulasan yang membawa manfaat khususnya bagi Anda yang tertarik untuk memulai bisnis thrift shop.