Modal Usaha Playground Indoor, Mulai dari 14,7 Juta!

Sebuah playground indoor sangat berbeda dari playground biasa. Playground ini tidak memerlukan banyak ruang untuk dibangun dan juga tidak memerlukan biaya sewa tempat yang mahal. Playground tradisional sering kali dibatasi oleh anggaran yang sempit dan juga oleh ketersediaan tempat yang cocok.

Sebaliknya, playground indoor sangat mudah dibangun dan dikelola dengan biaya yang relatif kecil. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui modal usaha playground indoor dan bagaimana mengolahnya dengan benar.

Peluang Bisnis Playground Indoor di Indonesia

playground indoor

Saat ini, bisnis playground indoor di Indonesia berkembang sangat pesat. Banyak orang tahu bahwa playground indoor sangat bagus untuk anak-anak. Tidak hanya itu, playground indoor juga menawarkan berbagai macam fasilitas yang dapat memanjakan anak-anak. Oleh karena itu, bisnis menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang ingin membuka usaha di bidang ini.

Usaha ini memang menawarkan banyak keuntungan. Salah satunya adalah dapat memberikan kenyamanan bagi anak-anak untuk bermain. Kelas-kelasnya yang berada di dalam ruangan, membuat anak-anak merasa lebih nyaman. Di samping itu, playground indoor juga dapat memberikan hiburan yang lebih menarik bagi anak-anak.

Permainan anak-anak bukan hanya sekedar bermain. Melalui permainan, anak-anak dapat belajar untuk bersosialisasi, berpikir kreatif, dan bertindak cepat. Tujuan dari bisnis indoor playground sendiri bukan hanya untuk menghasilkan uang, tetapi juga untuk membantu anak-anak dalam proses pertumbuhan dan perkembangan mereka.

Oleh karena itu, jika Anda ingin membuka usaha playground, sebaiknya Anda mempertimbangkan beberapa hal berikut. Pertama, pastikan Anda memilih tempat yang tepat. Tempat yang tepat akan membuat bisnis Anda berjalan lebih lancar. Kedua, pastikan Anda menyiapkan segala sesuatu dengan baik. Jika semuanya siap, Anda bisa memulai bisnis playground indoor dengan mudah.

Rincian Modal Usaha Playground Indoor

Modal untuk bisnis playground bisa berasal dari beberapa sumber, seperti dari pribadi, keluarga, atau pinjaman bank. Untuk menyusun rincian modal usaha, pertama-tama perlu ditentukan modal yang diperlukan untuk memulai bisnis playground.

Jika modal usaha berasal dari dana pribadi atau keluarga, maka perlu ditentukan berapa banyak dana yang akan digunakan untuk memulai bisnis, serta untuk apa saja dana tersebut akan digunakan.

Namun, jika sumber modal berasal dari pinjaman di bank, maka perlu ditentukan berapa banyak dana yang akan digunakan untuk memulai bisnis playground, serta bagaimana dana akan dikembalikan ke bank.

Baca:  Rincian Modal Usaha Parfum dan Tips Memulainya

Berikut ini adalah contoh rincian modal usaha playground indoor mulai dari peralatan, biaya operasional dan estimasi pendapatan perbulan:

Peralatan:

  • 1 Set Playground Indoor anak: Rp. 5.000.000
  • 1 meja: Rp. 200.000
  • 10 kursi: Rp. 1.000.000
  • 1 TV seharga Rp. 2.000.000
  • 1 Komputer seharga Rp. 3.000.000

Total biaya peralatan: Rp. 11.200.000

Operasional:

  • Biaya sewa gudang/ruangan: Rp. 1.000.000/bulan
  • Biaya listrik: Rp. 300.000/bulan
  • Biaya air: Rp. 200.000/bulan
  • Gaji pegawai: Rp. 2.000.000/bulan

Total biaya operasional: Rp. 3.500.000

Total investasi awal: Rp. 14.700.000

Pendapatan perbulan:

  • Harga masuk untuk 1 anak seharga Rp. 30.000
  • Estimasi jumlah anak perhari: 30 anak (30 x Rp 30.000 = Rp 900.000)
  • Estimasi jumlah anak perbulan: 900 anak (30 x 900.000 = Rp 27.000.000)

Rincian biaya diatas tergantung dari ukuran playground yang akan Anda bangun. Semakin besar ukuran maka semakin banyak set playground yang Anda butuhkan. Tentunya akan membutuhkan biaya yang lebih juga. Namun, dengan rincian diatas semoga dapat memberikan gambaran kepada Anda apa saja yang diperlukan dalam membangun bisnis playground indoor.

Kelebihan dan Kekurangan Playground Indoor

bisnis playground

Setelah mengetahui peluang bisnis dan rincian modal bisnis playground indoor, sebaiknya Anda memahami kelebihan dan kekurangan dari bisnis ini agar dapat mengontrol keuntungan dan risiko ketika menjalani bisnis ini.

Kelebihan Playground Indoor

1. Lebih aman daripada playground outdoor.

Dengan adanya playground indoor, anak-anak dapat bermain dengan lebih aman karena terlindung dari cuaca ekstrem dan juga dari ancaman serangan binatang.

2. Dapat memberikan rasa ketenangan bagi orang tua.

Orang tua dapat tenang ketika anak-anak mereka sedang bermain di playground indoor karena mereka tidak perlu khawatir anak-anak mereka akan terluka atau mengalami gangguan kesehatan lainnya akibat eksposur terhadap cuaca ekstrem.

3. Menyediakan suasana yang menyenangkan bagi anak-anak.

Di playground indoor, anak-anak dapat bermain dengan lebih bebas dan seringkali mendapatkan lebih banyak teman untuk bermain. Hal ini dapat memberikan pengalaman yang lebih menyenangkan dan bermanfaat bagi anak-anak.

4. Memungkinkan anak-anak untuk bergerak dan bermain dengan lebih bebas.

Karena playground indoor memiliki luas yang lebih besar, anak-anak dapat bergerak lebih bebas dan bermain dengan lebih banyak teman. Akibatnya, anak-anak akan lebih aktif dan sehat.

Baca:  Cara Mendapatkan Bantuan Modal Usaha (Wajib Tahu)

5. Memfasilitasi pertumbuhan anak-anak secara optimal.

Playground indoor dapat memberikan lingkungan yang nyaman dan aman bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Di samping itu, anak-anak juga akan mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan anak-anak lain sehingga dapat mengembangkan sosialisasi dan kemampuan beradaptasi secara lebih baik.

Kekurangan Playground Indoor

1. Biasanya lebih mahal daripada playground outdoor.

Biaya untuk mendirikan sebuah playground indoor cenderung lebih mahal daripada playground outdoor. Oleh karena itu, jika Anda berpikir untuk mendirikan sebuah usaha playground indoor, Anda harus siap dengan modal yang cukup besar.

2. Membutuhkan luas area yang cukup besar.

Untuk mendirikan sebuah playground indoor, Anda membutuhkan luas area yang cukup besar. Kebanyakan playground indoor membutuhkan luas area sekitar 500 meter persegi atau lebih.

3. Kebanyakan playground indoor didesain untuk anak-anak usia 3 tahun ke atas.

Oleh karena itu, jika Anda tertarik untuk mendirikan sebuah usaha playground indoor, Anda harus memastikan bahwa target market Anda adalah anak-anak di atas usia 3 tahun.

4. Kebanyakan playground indoor cenderung lebih berat dan sulit dipindahkan.

Oleh karena itu, jika Anda ingin playground indoor yang dapat dipindah-pindah, Anda perlu mempertimbangkan playground outdoor yang lebih ringan dan mudah dipindah-pindah.

5. Playground indoor cenderung kurang variatif dibandingkan playground outdoor.

Oleh karena itu, jika Anda mencari playground yang lebih variatif, Anda perlu mempertimbangkan playground outdoor.

Kesimpulan

Bisnis playground indoor dapat menjadi menguntungkan jika diselaraskan dengan strategi yang tepat. Playground indoor dapat menarik minat anak-anak dan orang dewasa yang tertarik untuk mencari tempat bermain yang aman dan menyenangkan. Sebagai bisnis, playground indoor dapat memberikan peluang untuk meningkatkan jumlah pelanggan dan meningkatkan penjualan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda!