Cara Memulai Bisnis Katering Rumahan

Bisnis katering rumahan mungkin tampak menakutkan bagi mereka yang belum berpengalaman dalam hal memasak untuk orang lain dan mengatur hidangan.

Akan tetapi, konsep katering sederhana dapat diterapkan oleh siapa saja asalkan punya niat dan kemauan.

Tidak perlu ada tempat khusus dan mewah untuk menyimpan peralatan katering atau menyiapkan makanan. Cukup dengan menyiapkan dapur sendiri dan menyediakan peralatan untuk memasak.

Selain itu, mereka yang ingin memulai bisnis katering rumahan juga harus memiliki keterampilan dalam hal memasak.

Dengan demikian, bisnis katering rumahan dapat menjadi pilihan usaha yang menguntungkan.

Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Katering Rumahan

kelebihan-dan-kekurangan-bisnis-katering

Bisnis katering rumahan adalah jenis bisnis yang menyediakan makanan untuk acara-acara tertentu.

Umumnya, bisnis katering rumahan melayani acara-acara seperti pernikahan, acara bisnis, dan acara sosial lainnya. Berikut ini kelebihan dan kekurangan dari bisnis katering rumahan:

Kelebihan:

  1. Anda dapat menghemat uang dengan mencari dan menyiapkan makanan sendiri.
  2. Anda juga dapat menghemat waktu memasak dirumah.
  3. Dapat membantu Anda mendapatkan lebih banyak pelanggan.
  4. Lebih fleksibel dalam pemesanan.
  5. Menu yang ditawarkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Kekurangan:

  1. Anda perlu memiliki waktu untuk siap sedia menerima permintaan dari pelanggan.
  2. Hanya dapat mengantarkan makanan ke daerah tertentu.
  3. Memiliki keterbatasan dalam pemesanan jumlah makanan.
  4. Jika tidak dikelola dengan baik, akan sulit mendapatkan pelanggan baru.

Analisis dan Rincian Modal Bisnis Katering Rumahan

analisis-modal-usaha

A. Biaya operasional perbulan

  • Biaya bahan baku (makanan dan minuman): Rp. 2.500.000,00
  • Biaya listrik, gas, dan air: Rp. 400.000,00
  • Biaya sewa tempat (jika tidak menggunakan rumah sendiri): Rp. 1.000.000,00
  • Biaya transportasi: Rp. 200.000,00
  • Biaya promosi dan pemasaran: Rp. 200.000,00
  • Biaya lain-lain: Rp. 100.000,00

Total biaya operasional perbulan: Rp. 4.600.000,00

B. Biaya investasi awal

  • Biaya pembelian peralatan dan perlengkapan: Rp. 3.000.000,00
  • Biaya modifikasi tempat (jika menggunakan rumah sendiri): Rp. 500.000,00
  • Biaya pembukaan usaha: Rp. 5.000.000,00

Total biaya investasi awal adalah Rp. 5.500.000,00

C. Pengembalian Modal

  • Dalam waktu 1 tahun: Rp. 8.000.000,00
  • Dalam waktu 2 tahun: Rp. 11.000.000,00

Cara Memulai Bisnis Katering Rumahan

cara-memulai-bisnis-katering

Katering telah menjadi bisnis yang populer dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa semakin banyak orang yang bekerja, semakin sedikit waktu yang mereka miliki untuk memasak.

Selain itu juga, banyak orang yang menjadi lebih sadar dan peduli terhadap makanan yang mereka makan.

Untuk memulai bisnis katering rumahan, Anda tidak perlu modal yang besar. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk memulai bisnis katering rumahan.

1) Tentukan target market

Saat menentukan target market katering, Anda perlu mempertimbangkan jenis katering yang akan Anda sediakan. Jenis katering yang tersedia beragam, mulai dari katering prasmanan hingga katering khusus.

Untuk menentukan jenis katering apa yang ingin Anda sediakan, Anda perlu menganalisis apa yang dicari pelanggan Anda dan apa yang dapat Anda sediakan.

Target pasar Anda juga dapat mempengaruhi jenis katering yang Anda sediakan. Jika target pasar Anda adalah seorang ibu rumah tangga, maka Anda dapat menyediakan katering prasmanan dengan harga yang lebih terjangkau.

Jika target pasar Anda adalah seorang pegawai kantor, Anda perlu menyediakan katering dengan makanan yang lebih sehat atau katering khusus.

2) Buatlah rencana bisnis

rencana-bisnis

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan saat membuat rencana bisnis, di antaranya:

Baca:  Bisnis Frozen Food: Kelebihan dan Kekurangan

– Menentukan tujuan bisnis

Tujuan bisnis sangat penting untuk ditentukan. Tanpa tujuan yang jelas, bisnis Anda tidak akan pernah berkembang. Tujuan bisnis juga akan menentukan arah kerja dari usaha Anda.

– Membuat strategi marketing

Buatlah strategi marketing yang tepat. Salah satu contoh strategi marketing yang sering digunakan oleh para pengusaha yaitu 4P (product, price, place, promotion).

Strategi pemasaran 4P adalah sebuah teknik yang digunakan untuk mempromosikan sebuah produk atau jasa.

Strategi ini meliputi empat aspek utama, yaitu produk (product), harga (price), tempat (place ), dan promosi (promotion).

Teknik ini biasanya digunakan oleh perusahaan dalam menentukan strategi pemasaran yang tepat untuk meningkatkan jumlah penjualan.

– Menyusun rencana produksi

Rencana produksi digunakan untuk mengetahui siapa yang akan terlibat dalam proses produksi, bagaimana tenaga kerja Anda dapat menyelesaikan proses produksi, serta bagaimana hasil akhir produksi yang akan Anda hasilkan.

3) Tentukan menu makanan

Anda harus menentukan menu yang akan ditawarkan. Pilihlah menu makanan yang Anda kuasai dan yang sesuai dengan selera pelanggan.

Menu katering rumahan dapat berupa makanan ringan, makanan penutup, makanan utama, makanan lainnya, atau makanan khusus.

Untuk menentukan menu makanan untuk usaha katering, pertama-tama Anda perlu melakukan penelitian tentang selera makan dan preferensi makanan dari target market Anda.

Selain itu, Anda juga perlu menganalisis biaya produksi dan harga jual yang wajar untuk setiap menu.

Anda harus menyediakan menu dengan variasi harga untuk menarik pelanggan dari berbagai kalangan.

4) Persiapkan peralatan dan bahan-bahan

Siapkan peralatan dan bahan-bahan yang dibutuhkan. Jika perlu, sewa peralatan masak untuk awal mula sehingga Anda dapat langsung memulai memasak.

Kemudian Anda dapat membeli peralatan yang memang sangat diperlukan dari keuntungan yang Anda dapatkan.

Selain peralatan dan bahan makanan, stok bumbu juga termasuk aspek penting.

Bumbu dasar tentu wajib disiapkan, seperti garam, kunyit, lada, cabe, bayam, telur ayam, daging ayam, daging sapi, tahu, tempe, minyak goreng, saos sambal, saos tomat, saos jersey, krupuk, mentega, dan sebagainya.

Jika perlu, buat sendiri bumbu khusus dan unik dari Anda.

5) Persiapkan modal dan anggaran

Siapkan anggaran yang memadai. Anggaran harus mencakup peralatan dan bahan-bahan, ongkos kirim, tenaga kerja, dan biaya operasional lainnya.

Tips berikut ini dapat membantu Anda dalam mempersiapkan modal dan anggaran untuk memulai usaha katering rumahan:

  • Siapkanlah modal dengan membuat rencana keuangan bisnis yang mencakup pengeluaran dan pendapatan.
  • Tentukan anggaran untuk setiap item yang dibutuhkan untuk bisnis katering, seperti biaya untuk bahan makanan, peralatan, dan sebagainya.
  • Carilah alternatif untuk mendapatkan biaya yang lebih murah seperti membeli bahan makanan di pasar tradisional atau mencari peluang kerja sama.

6) Promosikan usaha katering

promosi-usaha-katering

Untuk mempromosikan usaha katering rumahan, Anda bisa menggunakan beberapa strategi pemasaran, seperti memberikan tawaran spesial kepada pelanggan potensial, mengiklankan usaha di media sosial, dan mengikuti acara kulinernya.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat Anda gunakan untuk mempromosikan bisnis katering rumahan Anda:

  1. Membuat website/blog katering
  2. Mendaftarkan bisnis katering di Google Maps
  3. Menawarkan diskon atau promo ke teman, kerabat, tentangga dan lain-lain.
  4. Menampilkan menu katering Anda di tempat kerja
  5. Memposting menu katering rumahan Anda di media sosial
  6. Membuat video tutorial memasak
  7. Mengiklankan bisnis katering di radio lokal
  8. Menyewa stan di acara komunitas
  9. Mengiklankan bisnis katering di surat kabar lokal
Baca:  Broadcast Adalah: Pengertian dan Contoh Lengkap

Tips Meningkatkan Keuntungan Bisnis Katering Rumahan

strategi-meningkatkan-keuntungan

1. Menggunakan bahan baku yang berkualitas

Bahan baku yang berkualitas memang sedikit lebih mahal, namun terhadap rasa dan kualitas masakan tidak perlu diragukan lagi.
Untuk menu kebab, contohnya, menggunakan daging kambing yang lembut, menggunakan sosis yang enak, menggunakan sayuran segar, dan lain sebagainya.
Semuanya bisa dipesan secara khusus dari supplier yang memang menyediakan kebutuhan untuk Anda yang baru memulai usaha katering.

2. Menyediakan menu yang variatif

Menu menjadi faktor utama untuk menarik pelanggan. Selain menyediakan menu yang variatif, menyediakan menu pelengkap juga akan membantu meningkatkan omset usaha Anda.

3. Mempromosikan bisnis dengan efektif

Promosi merupakan suatu hal wajib yang dilakukan agar bisnis dapat dikenali. Bisnis katering rumahan juga termasuk. Selain bertujuan untuk meningkatkan keuntungan, itu juga merupakan salah satu cara untuk mendapatkan pelanggan baru. Lakukan promosi sebaik mungkin, sehingga bisnis Anda akan semakin berkembang.

4. Melayani pelanggan dengan baik

Untuk seseorang yang memiliki bisnis katering rumahan, menyajikan pelayanan yang baik tentu sangat dibutuhkan. Jangan sampai pelanggan merasa tidak dihargai. Kalian harus bisa memberikan contoh kualitas yang bagus dari masakan kalian.

5. Mengusahakan peningkatan kualitas secara terus-menerus

Peningkatan kualitas dari bisnis katering rumahan dapat dilihat dari seberapa rajin Anda melakukan pembaharuan terhadap peralatan memasak, kualitas makanan, hingga pelayanan.

FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan

☑️ Apakah bisnis katering menjanjikan?

Bisnis katering memiliki potensi yang menjanjikan. Karena selalu ada acara-acara khusus seperti pesta pernikahan, ulang tahun, dan sebagainya, maka bisnis katering selalu memiliki pelanggan.

☑️ Apa saja jenis usaha katering?

  • Membuat katering untuk acara-acara seperti pesta, pernikahan, dan lain-lain.
  • Mendistribusikan makanan ke sekolah, kantor, dan tempat-tempat lain.
  • Membuat katering untuk restoran atau warung makan di perusahaan.
  • Menyediakan katering untuk pabrik, industri atau rumah sakit.

☑️ Kenapa seseorang lebih memilih untuk berbisnis katering?

Seseorang lebih memilih untuk berbisnis katering karena katering memberikan solusi praktis bagi mereka yang sibuk dan tidak memiliki waktu untuk memasak. Katering juga dapat menyediakan makanan untuk sejumlah besar orang, yang mana bisnis ini biasanya dapat dilihat sebagai peluang bagi mereka untuk mendapatkan keuntungan yang cukup besar.

☑️ Siapa yang dapat dijadikan target pasar untuk bisnis katering rumahan?

Potensi target pasar bisnis katering adalah seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan jasa layanan katering, baik untuk keperluan pribadi, keluarga, maupun untuk acara-acara tertentu seperti pernikahan, ulang tahun, pelatihan, seminar, dan lain sebagainya.

Kesimpulan

Bisnis katering rumahan memang bisnis yang menjanjikan dan menguntungkan.

Untuk memulai bisnis katering rumahan, Anda perlu mempunyai dana yang cukup, modal yang kuat, dan juga beberapa keterampilan khusus.

Selain itu, Anda juga perlu memilih tempat yang tepat dan pas untuk menyediakan katering.

Jangan lupa untuk terus mengembangkan menu Anda agar pelanggan Anda selalu mendapatkan makanan yang baru dan segar.

Demikian, semoga bermanfaat!