Cara Memulai Usaha Playground Rumahan

Usaha playground rumahan bisa menjadi usaha sampingan yang menguntungkan untuk Anda. Di Indonesia sendiri, permainan anak-anak seperti playground sudah banyak ditemukan di sekolah, pusat perbelanjaan, dan juga sebagai usaha sampingan. Hal ini menunjukkan bahwa usaha playground rumahan bisa mendapatkan pelanggan yang cukup banyak.

Untuk memilih playground, Anda perlu mempertimbangkan jenis playground rumahan yang akan dibuat. Ada playground outdoor dan indoor. Indoor lebih cocok untuk lingkungan yang penuh, seperti di pusat perbelanjaan atau di sekolah. Playground outdoor cocok untuk area yang luas, seperti kebun binatang, taman, atau restoran. Pertimbangkan pula tempat dimana playground akan ditempatkan.

Prospek & Peluang Usaha Playground

Orang tua selalu mendambakan kebahagiaan untuk anaknya, termasuk memberikan tempat untuk bermain dan berpetualang dengan teman sebaya. Playground telah menjadi pilihan bagi orang tua untuk memberikan tempat untuk anak-anak mereka.

Playground dapat memberikan suasana yang menyenangkan, tertawa, bernyanyi, dan bermain sambil belajar hal baru. Dalam playground, anak juga dapat berinteraksi dengan teman sebaya sambil melatih kemampuan sosialisasinya. Oleh karena itu, playground bukan hanya sekedar tempat bermain semata, tetapi juga tempat untuk anak-anak belajar dan berkembang.

Keberadaan playground di tempat umum juga sangat penting, karena playground selain berfungsi sebagai tempat untuk bermain juga berfungsi sebagai tempat untuk berlatih dan belajar sosialisasi serta tim work. Anak-anak akan banyak bertemu teman dan saling berinteraksi.

Kelebihan & Kekurangan Usaha Playground

Usaha playground rumahan memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan, yaitu:

A. Kelebihan

  1. Memberikan lingkungan yang sehat dan aman untuk anak-anak untuk bermain dan berinteraksi dengan teman sebaya.
  2. Menyediakan sarana untuk anak-anak untuk meningkatkan keterampilan motorik, fisik, dan kognitif mereka.
  3. Menambahkan nilai tambah bagi sebuah tempat tinggal atau komunitas dengan menyediakan tempat untuk anak-anak untuk bermain dan berinteraksi dengan teman sebaya.
  4. Meningkatkan stres relief dan menambahkan nilai estetika sebuah tempat tinggal atau komunitas.
  5. Memberikan peluang untuk anak-anak untuk berinteraksi sosial dengan teman sebaya dan dewasa.

B. Kekurangan

  1. Dapat menjadi sumber penyakit ketika tidak dibersihkan dengan baik.
  2. Dapat menjadi tempat kecelakaan ketika anak-anak tidak diawasi dengan baik.
  3. Playground mungkin perlu biaya yang tinggi untuk dibangun dan/atau dioperasikan.

Perbedaan Bisnis Playground Outdoor & Indoor

Sebelum anda memilih untuk menjalankan usaha playground rumahan, alangkah baiknya anda tahu dulu perbedaannya. Playground indoor sebenarnya playground yang ada di dalam sebuah rumah yang biasanya digunakan untuk anak yang kini sering dipakai sebagai sarana bermain anak-anak di sebuah rumah singkat. Sedangkan playground outdoor merupakan playground yang berada di luar ruangan, taman, atau sebagian kecil halaman rumah. Untuk memilihnya, Anda harus mempertimbangkan beberapa faktor, seperti ukuran, tempat, dan anggaran.

Baca:  Begini! Cara Ampuh Mengatasi Keluhan Pelanggan

Analisis SWOT Usaha Playground Rumahan

Usaha taman bermain anak (playground) sekarang ini sedang mengalami masa keemasan. Beberapa tahun terakhir, jumlah taman bermain anak di seluruh dunia terus meningkat dari waktu ke waktu. Pertumbuhan ini dipicu oleh faktor-faktor seperti kemajuan teknologi dan media sosial, serta semakin tingginya tingkat kesadaran masyarakat akan manfaat yang ditawarkan oleh taman bermain anak.

Oleh karena itu, bagi Anda yang tertarik untuk membuka usaha taman bermain anak, sebaiknya melakukan analisis SWOT. Analisis SWOT adalah evaluasi terhadap kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (threat) suatu usaha. Dengan melakukan analisis SWOT, Anda dapat mengetahui apa yang perlu Anda perbaiki dan apa yang perlu Anda tingkatkan agar usaha taman bermain anak yang Anda jalankan dapat berjalan lebih lancar.

1. Kelebihan (Strength)

Salah satu kelebihan usaha taman bermain anak adalah target market-nya yang cukup luas. Pada umumnya, target market usaha taman bermain anak adalah anak-anak usia 3-12 tahun. Selain itu, taman bermain anak juga sering dikunjungi oleh keluarga atau orang dewasa yang membawa anak-anaknya.

Taman bermain anak juga relatif mudah untuk dibuat. Anda tidak perlu menyediakan banyak peralatan atau fasilitas khusus untuk membuat sebuah taman bermain anak. Cukup dengan menyediakan beberapa mainan dan perlengkapan yang tepat, Anda sudah dapat membuat sebuah taman bermain anak yang dapat dikunjungi oleh anak-anak dan keluarganya.

2. Kekurangan (Weakness)

Satu-satunya kekurangan yang dimiliki oleh usaha taman bermain anak adalah biaya promosi yang cukup tinggi. Oleh karena itu, Anda perlu berpikir secara kreatif untuk menarik perhatian masyarakat dan mendapatkan pelanggan baru. Salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah dengan melakukan promosi melalui media sosial atau dengan mengadakan acara-acara tertentu seperti acara pembukaan taman bermain anak atau acara bulanan bagi anak-anak.

3. Peluang (Opportunity)

Kemajuan teknologi dan media sosial menciptakan peluang besar bagi usaha taman bermain anak. Melalui media sosial, Anda dapat menyebarkan informasi kepada masyarakat luas tentang usaha taman bermain anak yang Anda jalankan. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan media sosial untuk menjadi lebih dekat dengan pelanggan Anda dan membangun relasi yang lebih baik dengan mereka.

Baca:  21 Usaha Sampingan yang Cocok untuk Mahasiswa

4. Ancaman (Threat)

Ancaman utama yang harus dihadapi oleh usaha taman bermain anak adalah persaingan yang semakin ketat. Untuk dapat bersaing dengan usaha taman bermain anak lainnya, Anda perlu menyediakan fasilitas dan pelayanan yang lebih baik.

Untuk itu, sebelum membuka usaha taman bermain anak, sebaiknya melakukan analisis SWOT terlebih dahulu. Dengan melakukan analisis SWOT yang tepat, Anda dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan usaha taman bermain anak yang sedang Anda jalankan, serta peluang dan ancaman yang mungkin Anda hadapi di masa yang akan datang.

Modal Usaha Taman Bermain Anak (Playground)

Pertimbangan biaya untuk memulai usaha taman bermain untuk anak-anak dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu biaya modal dan biaya operasional.

A. Biaya Modal

Untuk biaya modal, Anda perlu mempertimbangkan biaya seperti berikut:

  1. Pembuatan lahan
  2. Pembuatan struktur (bangunan, peralatan, dan sebagainya)
  3. Pengadaan perlengkapan (kursi, meja, dll)
  4. Pemasangan peralatan (komputer, dan sebagainya)
  5. Promosi dan pemasaran
  6. Biaya lain-lain yang dibutuhkan untuk memulai usaha

B. Biaya Operasional

Biaya operasional berhubungan dengan biaya untuk menjalankan usaha secara rutin, seperti:

  1. Biaya gaji karyawan
  2. Biaya sewa tempat (apabila Anda menyewa tempat untuk menjalankan usaha)
  3. Biaya listrik, air, dan telepon
  4. Biaya untuk perlengkapan operasional lainnya (misalnya, biaya untuk menyimpan barang)
  5. Biaya lain-lain yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha secara rutin

Kesimpulan

Jadi, playground rumahan sendiri mempunyai banyak sekali manfaat. Tidak hanya menyenangkan anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Playground rumahan dapat meningkatkan kinerja mental dan fisik anak-anak. Playground rumahan juga dapat membuat anak-anak lebih cepat tumbuh dan berkembang. Oleh karena itu, playground rumahan sangat cocok untuk anak-anak.