Apa itu Segmentasi, Targeting, dan Positioning (Contohnya)

Segmentasi, targeting, dan positioning adalah tiga konsep yang berbeda namun saling terkait dalam dunia bisnis. Konsep ini digunakan untuk membantu perusahaan menemukan pasar mereka dengan lebih baik.

Konsep ini juga memungkinkan perusahaan untuk menyesuaikan produk mereka agar sesuai dengan kebutuhan target pasarnya. Dengan menggabungkan segmentasi, targeting, dan positioning, sebuah bisnis dapat memaksimalkan penjualannya dan mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Dalam blog ini akan diuraikan tentang pengertian segmentasi, targeting dan positioning beserta contohnya dalam dunia bisnis. Mari kita mulai dengan membahas bagaimana cara kerja ketiga strategi tersebut secara singkat.

1 Segmentasi

Segmentasi adalah salah satu proses penting dalam strategi pemasaran. Ini adalah cara untuk membagi pasar menjadi kelompok-kelompok yang berbeda berdasarkan karakteristik, seperti demografi, geografi, perilaku dan lainnya.

Segmentasi memungkinkan perusahaan untuk lebih fokus dalam menargetkan audiens mereka dengan lebih tepat dan efisien. Dengan melakukan segmentasi, perusahaan dapat memberikan layanan yang diperlukan oleh pelanggan mereka dan memenuhi permintaan pasar secara keseluruhan. Dengan segmentasi yang tepat, Anda bisa meningkatkan penjualan produk atau jasa Anda dengan lebih cepat dan mudah.

1.1 Jenis-jenis segmentasi

Ada beberapa jenis segmentasi yang bisa digunakan, antara lain: segmentasi demografis, geografis, psikografis, perilaku dan variabel lainnya. Segmentasi demografis adalah metode segmentasi terpopuler diantara para pemasar.

Ini melibatkan perbedaan dalam hal usia, gender, pendapatan dan etnisitas dari sebuah konsumen. Pemasar harus memastikan bahwa produk mereka sesuai dengan preferensi masing-masing segmen ini agar dapat meyakinkan target audiensnya dengan baik.

Segmentasi geografis melibatkan penggolongan wilayah secara regional atau internasional untuk memudahkan pemasar dalam mempromosikan produknya kepada audiens mereka. Misalnya; jika suatu bisnis ingin memberikan promosi produk kepada orang di Indonesia saja maka akan lebih mudah dilakukan dengan cara ini ketimbang mencoba untuk mendekati semua negara di dunia secara bersamaan.

Psikografi adalah metode segmentasi yang melibatkan identifikasi gaya hidup dan minat seseorang atau grup tertentu. Variabel psikologis memungkinkan pemasar untuk mendefinisikan profil ideal konsumen mereka dengan lebih baik dan akurat sehingga mereka bisa mengembangkan strategi pemasaran yang tepat sesuai dengan profil tersebut.

1.2 Metode segmentasi

Metode segmentasi memungkinkan perusahaan untuk melihat peluang pasar potensial dengan lebih baik, membantu mereka menentukan cara terbaik untuk menargetkan konsumen sasaran dan mengembangkan strategi pemasaran yang efektif.

Baca:  20+ Contoh Segmentasi Pasar Berbagai Produk

Metode segmentasi dapat digunakan oleh perusahaan untuk membuat keputusan penting tentang produk, harga, distribusi, promosi dan lainnya. Dengan demikian, metode segmentasi merupakan elemen penting dari sukses bisnis di masa depan.

2 Targeting

Targeting adalah proses memilih dan mengarahkan strategi pemasaran kepada pasar yang tepat. Proses ini melibatkan penentuan segmen pasar untuk dijadikan sasaran, lalu mengembangkan produk atau jasa yang ditawarkan agar sesuai dengan kebutuhan dan preferensi konsumen.

Dengan demikian, perusahaan dapat lebih efektif dalam mempromosikan produk atau layanan mereka kepada pelanggan yang berpotensi tertarik. Strategi targeting memungkinkan perusahaan untuk menyasar audiens tertentu dengan berbagai cara termasuk media digital, iklan tradisional, promosi langsung (direct marketing), event-event berskala besar, dan lainnya.

2.1 Bentuk-bentuk targeting

Bentuk-bentuk targeting dapat bervariasi, tergantung pada tujuan bisnis spesifik Anda. Beberapa bentuk targeting meliputi segmentasi demografis, geografis, psychographics, perilaku dan lainnya.

Segmentasi demografis merupakan salah satu cara untuk membagi audiens berdasarkan faktor seperti umur, jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan. Segmentasi geografis mencakup bagaimana mendefinisikan wilayah yang mungkin akan dihampiri oleh produk atau layanan Anda.

Psychographics adalah metode untuk membagi audiens berdasarkan preferensi mereka tentang gaya hidup, minat serta nilai-nilai moral dan spiritual mereka. Perilaku targeting melibatkan penyegelan informasi tentang perilaku pelanggan saat menggunakan produk atau layanan sebelumnya untuk memprediksi kemungkinannya akan membeli produk atau layanan baru di masa depan. Targeting inovatif lainnya termasuk data driven targeting (penargetan berbasis data) yang didorong oleh teknologi AI (kecerdasan buatan).

3 Positioning

Positioning adalah proses yang digunakan oleh perusahaan untuk membedakan produk mereka dari pesaing. Ini mencakup menciptakan citra yang unik dan menarik bagi konsumen, agar mereka memiliki pandangan positif tentang produk atau jasa Anda.

Positioning berfokus pada cara Anda meyakinkan pelanggan bahwa produk Anda lebih baik daripada pesaing, melalui strategi pemasaran dan branding. Dengan positioning yang tepat, perusahaan akan dapat menonjolkan keunggulannya di pasar dan membangun hubungan dengan pelanggan serta loyalitas mereka.

3.1 Jenis-jenis positioning

Ada beberapa jenis positioning yang biasanya digunakan, antara lain:

  1. Positioning Berdasarkan Harga: posisi harga adalah strategi pemasaran di mana produsen berusaha untuk meletakkan produknya sebagai salah satu yang termurah atau terbaik, bergantung pada tujuannya. Ini adalah strategi umum yang sering dipilih oleh produsen untuk menarik pelanggan dan membangun reputasi mereka sendiri di pasar.
  2. Positioning Berbasis Fitur: fitur-fitur utama produk atau layanan dapat memberikan perbedaan penting bagi para konsumen saat membuat keputusan akhir tentang apa yg akan mereka beli. Dengan melihat fitur-fiturnya, para konsumen dapat lebih mudah membedakannya dari pesaingnya dan mendapati produk terbaik sesuai kebutuhan mereka secara individual.
  3. Positioning Berbasis Kualitas: Posisi kualitas adalah cara lain bagaimana produsen dapat meletakkan produknya sebagai salah satu yg terbaik di pasar dengan fokus pada tiga aspek utama – desain, material, dan manufaktur – yg memberikan perbedaan nyata bagi para konsumen ketika membandingkan dengan pesaingnya..
Baca:  Promosi Minuman: Raih Peluang Bisnis!

3.2 Strategi positioning

Strategi ini biasanya mencakup penentuan ciri-ciri unik, kelebihan, dan manfaat yang ditawarkan oleh produk tersebut, serta menciptakan citra atau asosiasi tertentu di benak pelanggan.

Dengan demikian, positioning memungkinkan sebuah bisnis untuk menonjol di antara pesaingnya dan menarik perhatian calon pelanggan. Dengan strategi positioning yang tepat, bisnis dapat membedakan dirinya dari kompetitor lainnya dengan cara yang efektif.

Hal ini akan memungkinkan bisnis untuk mendefinisikan target pasar dan komunikasi dengan mereka secara lebih efektif. Strategi positioning juga bermanfaat bagi para pebisnis saat meluncurkan produk baru atau meluncurkan ulang produk lama. Dengan strategi ini, pebisnis juga dapat merespon berbagai perubahan lingkungan pasar secara cepat dan tepat waktu.

Q&A

1. Apa saja kelebihan dari model segmentation targeting positioning?

Model Segmentation Targeting Positioning adalah strategi pemasaran yang berfokus pada membagi pasar menjadi segmen-segmen yang lebih kecil, memilih salah satu segmen untuk ditargetkan dan menciptakan posisi produk Anda di pasar.

2. Apa itu segmentasi demografi dan contohnya?

Segmentasi demografi adalah teknik yang digunakan oleh perusahaan untuk mengklasifikasikan konsumen berdasarkan faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, pendapatan, lokasi geografis dan status perkawinan.

3. Bagaimana cara menentukan target pasar dan positioning?

Menentukan target pasar dan positioning merupakan proses yang penting dalam strategi pemasaran. Ini adalah tahap kunci untuk menentukan siapa audiens Anda, apa yang mereka butuhkan, dan bagaimana Anda bisa memenuhi kebutuhan tersebut dengan produk atau layanan Anda.