Perbedaan Garansi TAM dan Distributor (Baru)

Saat ini sudah banyak sekali kejadian penipuan yang terjadi, sehingga konsumen harus berhati-hati dalam berbelanja. Salah satu upaya yang dapat konsumen lakukan untuk melindungi dirinya adalah dengan meminta garansi dari penjual.

Garansi berfungsi sebagai jaminan atas barang yang telah dibeli oleh pelanggan agar dapat dikembalikan kepada penjual jika barang yang dibeli tidak sesuai dengan yang diharapkan, atau rusak dalam jangka waktu tertentu.

Apa Itu Garansi TAM?

Garansi TAM adalah sebuah jaminan pemenuhan kewajiban dari suatu perusahaan kepada para konsumennya. Jaminan ini biasanya diberikan dalam bentuk uang atau barang yang sama dengan barang yang dibeli, sehingga jika ada kerusakan atau masalah dengan barang yang dibeli konsumen bisa mengajukan klaim ke perusahaan dan mendapatkan ganti rugi.

Apa Itu Garansi Distributor?

Garansi distributor adalah jaminan yang diberikan oleh distributor selama periode tertentu setelah pembelian untuk memberikan pelanggan potongan harga atau penggantian jika produk yang dibeli rusak atau tidak berfungsi dengan benar.

Perbedaan Antara Garansi TAM dan Distributor

Pada garansi TAM, pembeli tidak dapat mengajukan klaim garansi jika produk yang dibeli mengalami kerusakan karena sebab-sebab tertentu, seperti kelalaian, penggunaan yang tidak sesuai dengan petunjuk, dll.

Sementara itu, pada garansi distributor, pembeli dapat mengajukan klaim garansi jika mereka mengalami kerusakan pada produk yang dibeli karena sebab-sebab tertentu.

Perbedaan lain antara garansi TAM dan distributor yaitu konsumen dapat mengajukan klaim garansi kepada perusahaan yang menjual produk tersebut, sedangkan pada garansi distributor, konsumen harus mengajukan klaim garansi kepada lembaga atau badan di mana mereka mendapatkan produk tersebut.

Kedua jenis garansi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh karena itu, pada saat melakukan pembelian, sebaiknya konsumen mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan kedua jenis garansi tersebut sebelum memutuskan untuk memilih salah satu dari mereka.

1. Proses Klaim

Ketika Anda membeli sebuah produk dari perusahaan, maka Anda akan mendapatkan garansi dari perusahaan tersebut.

Garansi yang diberikan oleh perusahaan berlaku untuk seluruh produk yang dibeli dari perusahaan tersebut.

Jadi, jika Anda membeli sebuah smartphone dari sebuah distributor, maka Anda hanya bisa mengajukan klaim garansi kepada distributor tersebut.

Baca:  8+ Ide Menu Kantoran yang Lezat untuk Catering

Sedangkan, jika Anda membeli sebuah smartphone dari TAM, maka Anda bisa mengajukan klaim garansi kepada TAM tersebut.

Jadi, Anda tidak perlu lagi mengajukan klaim garansi kepada distributor.

2. Lama Garansi

Perbedaan kedua antara garansi TAM dan distributor adalah lama garansi. Lama garansi yang diberikan oleh perusahaan biasanya berbeda-beda.

Untuk produk elektronik, umumnya perusahaan memberikan lama garansi selama 1 tahun. Akan tetapi, ada juga perusahaan yang memberikan lama garansi lebih dari 1 tahun.

Sedangkan, lama garansi yang diberikan oleh TAM biasanya lebih singkat dari lama garansi yang diberikan oleh perusahaan. TAM biasanya hanya memberikan lama garansi selama 6 bulan atau 1 tahun.

Jadi, jika Anda membeli sebuah smartphone dari TAM, maka Anda hanya bisa mengajukan klaim garansi selama 6 bulan atau 1 tahun.

3. Jenis Garansi

Jenis garansi yang diberikan oleh perusahaan dan TAM berbeda-beda seperti garansi uang kembali atau garansi penggantian.

Garansi uang kembali adalah jenis garansi dimana perusahaan akan mengembalikan uang Anda jika produk yang Anda beli tidak sesuai dengan yang Anda inginkan.

Sedangkan, garansi penggantian adalah jenis garansi dimana perusahaan akan mengganti produk yang Anda beli jika produk tersebut tidak sesuai dengan yang Anda inginkan.

Jenis garansi yang diberikan oleh TAM biasanya adalah garansi penggantian. Jadi, jika Anda ingin mengajukan klaim garansi, maka TAM akan mengganti produk yang Anda beli dengan produk yang baru.

Cara Mengetahui Garansi di Ponsel atau Smartphone

Berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengetahui adanya garansi di ponsel atau smartphone Anda:

1. Melihat informasi di dalam kotak ponsel.

Informasi mengenai garansi seringkali tertulis di dalam kotak ponsel, sehingga Anda bisa memeriksanya terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli ponsel tersebut.

2. Memeriksa kelengkapan dokumen ponsel.

Dokumen yang berisi informasi mengenai garansi ponsel biasanya disertai dalam kelengkapan ponsel, seperti buku manual atau brosur.

Biasanya, informasi mengenai garansi tertulis di salah satu halaman buku manual atau brosur tersebut.

3. Menghubungi customer service.

Cara ini merupakan cara yang paling mudah untuk mengetahui adanya garansi di ponsel. Customer service biasanya akan menyediakan informasi tentang apakah ponsel yang ingin dibeli memiliki garansi atau tidak.

Baca:  Cara Menjadi Reseller Makanan Ringan Tanpa Modal (2023)

4. Menghubungi toko tempat ponsel dibeli.

Untuk merek ponsel yang umum dan populer, informasi mengenai garansi seringkali tersedia di website resmi maupun di toko tempat ponsel dibeli. Anda bisa menghubungi toko tersebut untuk menanyakan adanya garansi atau tidaknya ponsel tersebut.

5. Melihat di website resmi operator seluler.

Dalam beberapa kasus, operator seluler sering menyediakan informasi mengenai garansi sebuah ponsel yang akan dibeli oleh pelanggannya. Salah satu contohnya adalah Telkomsel.

Operator seluler ini biasanya memberikan informasi seperti ketentuan yang berlaku di website resminya atau melalui saluran komunikasi seperti chatting atau melalui aplikasi.

FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama proses garansi TAM?

Biasanya, 12 bulan sejak tanggal pembelian. 1 tahun untuk produk tertentu.

Apa bedanya garansi sein dan tam?

Garansi sein adalah jaminan yang diberikan oleh pihak penjual kepada pembeli, biasanya berisi perkiraan waktu pembuatan produk.

Tam adalah garansi yang diberikan oleh pihak penjual kepada pembeli, biasanya berisi perkiraan biaya perbaikan atau penggantian produk.

Apakah bisa klaim garansi tanpa nota?

Sesuai dengan peraturan yang berlaku, kamu tidak bisa klaim garansi tanpa membawa nota pembelian.

Namun, dibeberapa kondisi Anda dapat mengajukan klaim jika bisa menunjukkan bukti keaslian produk dan melampirkan foto produk.

Apakah garansi distributor aman?

Setiap distributor yang bekerjasama dengan kami memberikan garansi atas barang-barang yang dijual. Anda dapat menghubungi distributor untuk informasi lebih lanjut.

Apa yang harus dibawa saat klaim garansi?

Dalam hal ini, Anda biasanya perlu menyerahkan bukti pembelian atau kuitansi untuk mendapatkan garansi.

Apa yang terjadi jika kartu garansi hilang?

Jika kartu garansi hilang, maka Anda harus menghubungi customer service dari perusahaan atau toko tempat membeli barang.

Perusahaan atau toko tempat membeli barang akan meminta nomor seri barang dan beberapa data pembelian.

Anda harus menyiapkan data-data ini agar dapat dilacak sejauh mana masa garansi barang.