Cara Menjalin Kerja Sama Distributor Sembako (Panduan)

Bisnis sembako sangat menguntungkan di era sekarang. Karena banyak orang yang membutuhkan sembako seperti beras, gula, minyak goreng, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, wirausaha sembako mendapatkan kesempatan yang baik untuk berkembang. Salah satunya adalah dengan menjalin kerja sama distributor sembako.

Pengertian distributor

Dalam dunia bisnis, istilah ‘distributor’ umumnya berarti sebuah perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan pemasaran dan penjualan suatu produk atau jasa kepada konsumen.

Istilah ini juga dapat diartikan sebagai sebuah perusahaan yang menjual produk atau jasa dalam jumlah banyak kepada toko atau retailer.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, fungsi utama distributor adalah mendistribusikan produk atau jasa kepada konsumen.

Distributor biasanya bekerja sama dengan produsen atau perusahaan yang menjual produk atau jasa tertentu. Hubungan antara distributor dan produsen seringkali disebut sebagai ‘vendor’.

Fungsi lain dari distributor adalah sebagai perantara antara produsen dan konsumen dalam proses penjualan dan pembelian, atau antara produk dengan konsumen serta antara produk dengan produk (gudang) sehingga proses distribusi produk dapat berjalan dengan baik.

Kerja sama distributor sembako

Dalam dunia bisnis, distributor sembako adalah perusahaan yang menyediakan kebutuhan pokok seperti gula, beras, minyak goreng, dan bahan makanan lainnya.

Kebanyakan bisnis sembako adalah warung atau gerai kecil, namun beberapa perusahaan besar seperti Indomaret dan Alfamart juga menyediakan sembako.

Kerja sama distributor sembako adalah hubungan bisnis antara perusahaan distributor sembako dan toko atau warung yang menyediakan kebutuhan pokok.

Kedua belah pihak sepakat untuk bekerja sama dalam menyediakan kebutuhan pokok bagi masyarakat dan berbagi keuntungan dari penjualan kebutuhan pokok.

Keuntungan kerja sama dengan distributor sembako

keuntungan-kerja-sama

Kerja sama antara distributor sembako dengan warung atau toko adalah salah satu bentuk kerja sama bisnis yang dapat memberikan keuntungan kepada kedua belah pihak.

Beberapa keuntungan yang didapat dari kerja sama tersebut yaitu:

  • Kedua belah pihak dapat berbagi keuntungan dari penjualan kebutuhan pokok.
  • Toko atau warung yang bekerja sama dengan distributor sembako dapat menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah.
  • Kedua belah pihak dapat saling mempromosikan usaha masing-masing.

Syarat kerja sama distributor

syarat-kerja-sama-distributor-sembako

Berikut adalah beberapa contoh syarat yang sering diajukan oleh distributor saat akan bekerja sama dengan toko sembako:

1. Jumlah minimum pembelian per bulan

Distributor sering menetapkan jumlah minimum pembelian per bulan agar mereka bisa mendapatkan keuntungan dari toko sembako.

Jika toko sembako tidak dapat memenuhi jumlah minimum pembelian, maka mereka akan dikenakan biaya tambahan.

2. Jangka waktu kerjasama

Jangka waktu kerjasama distributor dan toko sembako biasanya ditentukan selama 1-2 tahun. Jika toko sembako ingin memutuskan kerjasama sebelum waktu yang ditentukan, maka mereka harus membayar sejumlah uang kepada distributor.

3. Harga jual

Harga jual yang ditetapkan oleh distributor biasanya lebih tinggi dari harga pasar. Hal ini dikarenakan distributor membutuhkan keuntungan untuk menutup biaya operasionalnya.

Toko sembako hanya bisa menjual produk dengan harga yang ditentukan oleh distributor, jika tidak maka mereka akan dikenakan biaya tambahan.

4. Jenis produk

Distributor sering menentukan jenis produk yang akan dijual oleh toko sembako. Toko sembako hanya boleh menjual produk yang ditentukan oleh distributor, jika tidak maka mereka akan dikenakan biaya tambahan.

5. Promosi

Distributor sering menuntut toko sembako untuk melakukan promosi produk yang mereka jual. Toko sembako harus menyediakan dana untuk melakukan promosi, jika tidak maka mereka akan dikenakan biaya tambahan.

Berikut ini contoh syarat kerja sama distributor:

Bagi Anda yang tertarik untuk menjadi distributor kami, berikut adalah syarat-syarat yang harus dipenuhi:

  1. Setiap calon distributor harus memiliki modal sebesar Rp. 10.000.000,-
  2. Anda harus memiliki tempat usaha yang layak dan representatif.
  3. Tempat usaha harus berada di area yang ramai dan mudah dijangkau oleh konsumen.
  4. Calon distributor harus menandatangani surat perjanjian kerja sama dengan kami.
  5. Anda wajib membuat bagian website khusus untuk menampilkan produk-produk kami.
  6. Calon distributor harus menyiapkan stok barang sebesar Rp. 5.000.000,-
  7. Apabila Anda memenuhi syarat di atas, silakan hubungi kami via <kontak>
Baca:  Berapa Modal untuk Membuka Usaha Bubur Ayam?

Cara menjalin kerja sama distributor sembako

cara-menjalin-kerja-sama-distributor

Kerja sama dengan distributor sembako akan membuat usaha sembako Anda lebih berkembang. Karena itu, Anda perlu mengetahui bagaimana cara menjalin kerja sama distributor sembako.

1. Cari distributor sembako yang tepat

Anda bisa mencarinya di internet atau menghubungi perusahaan sembako terdekat. distributor sembako yang tepat adalah distributor sembako yang menyediakan produk yang Anda butuhkan dan memiliki harga yang kompetitif.

2. Tentukan syarat dan ketentuan kerja sama

Setelah menemukan distributor sembako yang tepat, selanjutnya Anda perlu menentukan syarat dan ketentuan kerja sama. Anda perlu mencari tahu apakah distributor sembako tersebut memiliki reputasi yang baik, dan bagaimana sistem pengirimannya. Selain itu, Anda juga perlu menentukan bagaimana sistem pembayarannya.

3. Buat kontrak kerja sama

Setelah Anda sepakat dengan syarat dan ketentuan kerja sama, selanjutnya Anda perlu membuat kontrak kerja sama. Kontrak kerja sama ini berisi tentang syarat dan ketentuan kerja sama, serta hak dan kewajiban kedua belah pihak.

4. Evaluasi kerja sama

Setelah beberapa waktu, Anda perlu mengevaluasi kerja sama dengan distributor sembako. Anda perlu mencari tahu apakah distributor sembako tersebut dapat memenuhi kebutuhan Anda, dan bagaimana kualitas produk yang diberikannya.

Jika Anda merasa puas dengan kerja sama yang Anda jalani, Anda bisa melanjutkannya. Namun, jika Anda tidak puas, Anda bisa mencari distributor sembako lain yang lebih sesuai dengan kebutuhan Anda.

Tips negosiasi dengan distributor

syarat-kerja-sama-distributor-sembako

Negosiasi dengan distributor bisa jadi cara yang efektif untuk mendapatkan harga yang lebih baik pada produk yang Anda inginkan.

Negosiasi yang berjalan dengan baik akan membantu Anda untuk bisa mendapatkan harga terbaik dari distributor. Untuk itu, perlu Anda ketahui beberapa tips berikut ini.

1. Tidak menunjukkan ketertarikan berlebihan

Jangan pernah menunjukkan ketertarikan yang berlebihan terhadap salah satu produk. Distributor akan tahu ketertarikan Anda terhadap produk tersebut dan akan menaikkan harganya.

2. Siapkan batasan harga

Selalu siapkan batasan harga yang Anda inginkan. Ketika menyebutkan batasan harga, sebaiknya Anda menyebutkan angka yang sedikit di atas batasan harga tersebut. Distributor akan berusaha untuk memberikan harga yang terbaik untuk Anda.

3. Jangan menyerah dengan mudah

Distributor ingin Anda segera menyerah pada negosiasi. Oleh karena itu, sebaiknya Anda tidak menyerah dengan mudah. Selalu berikan perlawanan terhadap tawaran harga dari distributor.

Jangan menyerah ketika distributor memberikan tawaran harga yang kurang baik. Dewan akan berusaha untuk menurunkan harga lebih jauh lagi jika Anda tidak mau menyerah.

4. Tetap fokus pada tujuan utama

Anda harus tetap fokus pada tujuan utama dari negosiasi Anda. Jangan terpancing untuk membeli produk lain yang tidak Anda butuhkan.

Distributor akan berusaha untuk menarik perhatian Anda dengan menawarkan produk lain. Oleh karena itu, fokuslah pada tujuan utama Anda dan jangan mudah terpancing.

5. Jangan terlalu serakah

Jangan terlalu serakah ketika melakukan negosiasi dengan distributor. Anda harus tahu batasan yang wajar. Jangan mencoba untuk mendapatkan harga yang tidak wajar.

Jika distributor merasa Anda terlalu serakah, dia akan berusaha untuk menaikkan harga.

6. Ucapkan terima kasih

Terakhir, selalu ucapkan terima kasih kepada distributor ketika Anda selesai melakukan negosiasi. Jika distributor merasa puas dengan Anda, dia akan berusaha untuk memberikan harga yang terbaik bagi Anda.

Untuk melakukan negosiasi dengan berbagai distributor sebenarnya cukup sederhana. Anda tidak perlu mengambil resiko untuk menawarkan harga yang terlalu mahal, karena dapat menyebabkan distributor menolak untuk bekerja sama dengan Anda.

Tips menjalin kerja sama distributor

Pernah mendapatkan tawaran kerja sama distributor? Sebelum menyetujuinya, ada baiknya Anda mempertimbangkan beberapa hal penting dalam syarat kerja sama. Dengan memperhatikan poin-poin ini, Anda bisa mencegah masalah-masalah seperti ketidakpuasan konsumen atau kesulitan dalam operasional.

Baca:  Resiko Usaha Angkringan: Apa yang Harus Diketahui?

1. Periksa track record

Pertama, periksalah track record distributor tersebut. Melalui track record, Anda bisa mengetahui seperti apa kinerja mereka selama ini, seberapa lama telah bekerja sama, dan seberapa banyak klien yang telah mereka layani.

2. Pastikan kelengkapan administrasi

Kedua, pastikan kelengkapan administrasi distributor. Proses administrasi yang baik dan teratur akan mempermudah Anda dalam mengurus seluruh operasional perusahaan.

3. Perhatikan gaya komunikasi

Ketiga, perhatikan gaya komunikasi distributor terhadap konsumen. Distributor yang baik harus dapat menjaga hubungan baik dengan konsumen, sehingga akan meningkatkan citra perusahaan Anda juga.

4. Luangkan waktu untuk riset

Luangkan waktu untuk mengetahui seluk beluk produk yang akan Anda jual. Jika Anda tidak mengetahui apa-apa tentang produk, maka sulit untuk menjualnya ke konsumen.

Dalam mengetahui seluk beluk produk, Anda bisa mencari tahu bagaimana cara kerja produk, manfaat yang didapatkan, dan sebagainya. Dalam menjual sebuah produk, kecakapan Anda dalam menjelaskan produk tersebut akan sangat berpengaruh.

5. Jangan terlalu percaya harga distributor

Terakhir, jangan terlalu percaya pada harga yang ditentukan oleh distributor. Biasanya, harga yang ditawarkan distributor adalah harga yang sudah ditetapkan oleh produsen. Jadi, selalu periksa kembali harga barang sebelum menyetujui tawaran kerja sama distributor.

Dengan memperhatikan poin-poin di atas, Anda bisa mengawali kerja sama dengan distributor dengan baik

FAQ: Pertanyaan yang sering diajukan

☑️ Dari mana distributor memperoleh keuntungannya?

Distributor mendapat keuntungan dari penjualan massal produk yang diterimanya dari pabrik. Mereka mendapatkan sejumlah besar produk dengan harga yang relatif lebih rendah daripada harga yang dibayar oleh konsumen individual, dan keuntungan mereka terkait dengan selisih harga tersebut.

☑️ Apa perbedaan dari distributor dan agen?

Distributor dan agen adalah dua istilah yang sering dibandingkan. Secara sederhana, seorang distributor menjual kepada agen, yang kemudian menjual kembali kepada klien mereka. Ada beberapa perbedaan antara kedua istilah ini.

Distributor biasanya lebih besar dari agen dan menawarkan lebih banyak produk. Distributor juga memiliki staff lebih banyak dan seringkali memiliki kantor cabang di berbagai wilayah. Sementara itu, agen cenderung lebih kecil dan menawarkan sedikit produk.

☑️ Apa saja fungsi dari distributor?

Distributor berfungsi untuk menyalurkan barang dari produsen ke penjual. Distributor akan mengambil barang dari produsen dan mengirimkannya ke penjual, sehingga penjual dapat membeli barang dari distributor dan menjualnya ke pelanggan.

☑️ Kenapa bisnis harus memiliki distributor?

Mendistribusikan produk ke berbagai toko dan cabang bisnis membuat proses jual-beli lebih mudah bagi pelanggan. Ini juga membuat bisnis lebih dikenal luas, membantu bisnis untuk tumbuh dan berkembang.

☑️ Berapa modal untuk buka grosir sembako?

Umumnya, modal untuk buka grosir sembako sekitar Rp10.000.000,-

☑️ Bagaimana cara jualan sembako online?

Jualan sembako online bukanlah hal yang sulit. Yang Anda butuhkan adalah situs web, akun media sosial, dan stok barang.

  • Buatlah situs web Anda sendiri atau gunakan toko online seperti Tokopedia dan Shopee.
  • Buat akun media sosial seperti Instagram dan Facebook.
  • Tambahkan semua produk yang Anda jual ke toko online Anda.
  • Promosikan toko online Anda di media sosial Anda dan tunggu pesanan masuk.

Kesimpulan

Dengan adanya distribusi untuk produk sembako, masyarakat akan mendapatkan akses ke semua kebutuhan pangan dalam satu tempat. Ini akan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan kebutuhan pangan dan menghemat uang untuk transportasi.

Semoga bermanfaat!