Cara Sukses Memulai Bisnis Properti (2023)

Bisnis properti adalah salah satu jenis investasi yang populer dan banyak dilirik oleh para investor. Hal ini dikarenakan investasi dalam bentuk properti selalu menunjukkan kenaikan nilai dalam jangka waktu yang relatif singkat.

Oleh karena itu, usaha properti sangat menjanjikan bagi para investor yang ingin mendapatkan keuntungan yang cukup besar dalam waktu yang relatif singkat.

Apa itu Bisnis Properti?

Bisnis properti adalah usaha yang bergerak di bidang jual beli, sewa, atau pengelolaan properti seperti tanah, rumah, apartemen, dan gedung-gedung.

Sekarang ini banyak orang berinvestasi di bidang properti. Properti adalah suatu hak atas sebidang tanah dan/atau bangunan dan apa yang ada di atasnya, seperti hak untuk menggunakannya, mengklaimnya, atau mendaur ulangnya.

Salah satu alasan utama mengapa properti begitu populer sebagai instrumen investasi adalah karena stabilitasnya dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya, seperti saham atau obligasi.

Mengapa Bisnis Properti?

bisnis-properti

Ada beberapa alasan utama mengapa properti dianggap sebagai investasi yang relatif aman, yaitu:

  1. Harga properti cenderung naik dari waktu ke waktu. Hal ini disebabkan oleh sejumlah faktor, termasuk pertumbuhan penduduk, peningkatan penghasilan, dan peningkatan Standar Hidup.
  2. Memberikan cash flow yang konsisten. Ini berarti bahwa seorang investor dapat menghasilkan uang tanpa perlu memberikan sejumlah uang untuk memulai bisnisnya.
  3. Memberikan keamanan finansial jangka panjang. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa harga properti cenderung naik dengan nilai yang lebih tinggi dari inflasi.
  4. Dapat diklasifikasikan sebagai investasi dalam surat-surat berharga. Hal ini mengimplikasikan bahwa sebagian besar modal yang Anda investasikan akan tetap tersedia dan dapat ditarik kapan saja. Anda tidak perlu khawatir akan kehilangan sebagian atau seluruh investasi Anda dalam Properti.

Bisnis properti telah ada sejak manusia pertama kali mendirikan tempat tinggal. Meskipun begitu, seiring dengan berjalannya waktu, terdapat berbagai inovasi dan perubahan dalam bisnis ini sehingga properti dianggap sebagai investasi yang relatif aman.

Jenis-Jenis Properti

Ada banyak jenis properti, seperti:

  • Perumahan termasuk apartemen, rumah, rumah kota, dan vila. Biasanya dibeli oleh individu atau keluarga untuk penggunaannya sendiri.
  • Komersial termasuk gedung perkantoran, toko ritel, dan gudang. Biasanya dibeli oleh bisnis untuk penggunaannya sendiri atau untuk tujuan investasi.
  • Industri meliputi pabrik dan pabrik. Biasanya dibeli oleh bisnis untuk penggunaannya sendiri atau untuk tujuan investasi.

Jika Anda berpikir untuk membeli properti, penting untuk melakukan riset dan memahami berbagai jenis properti yang tersedia. Anda juga harus berkonsultasi dengan agen properti profesional untuk membantu Anda menemukan properti yang tepat untuk kebutuhan Anda.

Cara Memulai Bisnis Properti dengan Modal Kecil

agen-properti

Bisnis properti adalah salah satu bisnis yang menguntungkan di Indonesia.

Oleh karena itu, banyak orang yang tertarik untuk memulai bisnis ini. Namun, banyak orang yang ragu untuk memulai bisnis properti karena biaya yang dibutuhkan cukup besar.

Padahal, sebenarnya bisnis ini bisa dimulai dengan modal kecil.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memulainya dengan modal kecil:

1. Jadi agen properti

Cara paling mudah untuk memulai usaha properti adalah dengan menjadi agen properti.

Anda bisa bekerja sama dengan perusahaan properti atau developer untuk menjadi agen penjualan properti.

Untuk menjadi agen properti, Anda tidak perlu modal yang besar.

Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan berbagai keuntungan seperti komisi penjualan.

2. Buat website

Website properti adalah tempat yang tepat untuk mempromosikan properti yang Anda miliki atau jualan.

Anda bisa membuat website sendiri atau menggunakan jasa website properti.

3. Jadi fotografer properti

Jika Anda memiliki kemampuan fotografi, Anda bisa menjadi fotografer properti.

Anda bisa memotret properti yang akan dijual atau sewa dan menyediakan foto-foto kepada para agen properti atau developer.

4. Jadi arsitek properti

Arsitek properti berperan penting dalam bisnis properti. Arsitek bertugas untuk mendesain dan mengatur bangunan-bangunan di sekitar properti.

Profesi ini juga sering dibutuhkan untuk memberikan konsultasi tentang bagaimana cara membuat sebuah properti menarik dan nyaman untuk ditinggali.

5. Jadi interior designer

Interior designer berperan penting dalam bisnis properti. Interior designer bertugas untuk mendesain dan mengatur furnitur dan peralatan di dalam sebuah rumah.

Profesi ini sering dibutuhkan oleh para agen properti atau developer untuk memberikan konsultasi tentang bagaimana cara membuat sebuah rumah nyaman untuk ditinggali.

6. Jadi blogger properti

Anda bisa memulai usaha properti dengan menjadi blogger.

Anda bisa membuat blog tentang bisnis properti dan memberikan informasi seputar bisnis ini.

Selain itu, Anda juga bisa memberikan tips dan trik tentang bagaimana cara memulai bisnis properti.

7. Jadi pemilik perusahaan properti

Anda juga bisa memulai bisnis ini dengan membuat perusahaan properti sendiri.

Baca:  Cara Jitu Menentukan Harga Jual Makanan

Anda bisa menyewakan properti yang Anda miliki kepada para agen properti atau developer.

Ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memulai bisnis properti dengan modal kecil.

Cara Mendapatkan Modal Untuk Usaha Properti

modal-usaha-properti

Usaha properti sebagai investasi jangka panjang telah menarik minat para investor sejak dulu.

Ada banyak sekali modal yang harus dikeluarkan ketika memulai bisnis ini.

Oleh karena itu, bagi Anda yang tertarik untuk memulai bisnis ini namun masih bingung bagaimana mendapatkan modalnya, berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda coba.

1. Menjadi agen properti

Cara ini adalah yang paling umum dilakukan oleh para pelaku bisnis properti.

Menjadi agen properti berarti Anda akan mendapatkan komisi dari setiap transaksi jual beli yang Anda handle.

Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan komisi dari sewa menyewa dan manajemen properti.

2. Meminjam dana ke bank

Bank adalah salah satu tempat yang paling sering dituju oleh para pelaku bisnis untuk mendapatkan modal.

Kebanyakan bank memiliki program kredit properti yang menawarkan bunga yang relatif rendah.

Oleh karena itu, ini merupakan pilihan yang tepat bagi Anda yang ingin meminjam dana untuk bisnis properti Anda.

3. Mengikuti program government

Di Indonesia sendiri, pemerintah telah menyiapkan berbagai program untuk mendukung para pelaku bisnis.

Anda bisa mencari informasi tentang program-program tersebut di internet atau di kantor-kantor pemerintah setempat.

Program-program tersebut biasanya menawarkan fasilitas seperti KPR atau kredit pemilikan rumah dengan bunga yang relatif rendah.

4. Memulai dengan modal kecil

Jika Anda tidak memiliki modal yang cukup besar, Anda bisa memulai bisnis dengan modal kecil terlebih dahulu.

Cara ini efektif untuk mengurangi resiko bisnis yang Anda jalani.

Untuk memulai dengan modal kecil, Anda bisa mencari tempat yang kosong untuk dibangun atau membeli rumah dengan harga yang relatif murah dan mengubahnya menjadi sebuah aset investasi.

5. Berinvestasi di reksadana

Reksadana properti adalah salah satu instrumen investasi yang dikelola oleh manajer investasi.

Reksadana ini biasanya terdiri dari beberapa aset properti seperti gedung, apartemen, dan ruko.

Dengan berinvestasi di reksadana properti, Anda tidak perlu repot mengelola aset-aset tersebut karena sudah ada manajer investasi yang akan mengurus segalanya.

Selain itu, reksadana properti juga menawarkan imbal hasil yang cukup menarik, yaitu sekitar 10-12% per tahun.

6. Mendapatkan kredit modal kerja dari bank

Kredit modal kerja adalah salah satu produk bank yang ditujukan untuk para pelaku usaha.

Kredit modal kerja biasanya digunakan untuk membiayai kebutuhan operasional sehari-hari seperti belanja bahan baku, pembayaran gaji karyawan, dan sebagainya.

Jika Anda memiliki usaha properti, maka kredit modal kerja dari bank bisa menjadi salah satu opsi untuk mendapatkan modal usaha.

7. Meminjam dari orang terdekat

Jika tidak ingin berutang ke bank atau mengajukan kredit kepada pihak lain, maka Anda bisa meminjam dari orang terdekat seperti keluarga atau teman.

Tentu saja, jangan lupa untuk mengembalikan uang yang Anda pinjam secepat mungkin agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

8. Menjual aset yang tidak terpakai

Jika Anda memiliki aset seperti mobil atau rumah yang tidak terpakai, maka Anda bisa menjual aset tersebut untuk mendapatkan modal usaha properti.

Dengan demikian, Anda bisa memanfaatkan aset yang tidak terpakai menjadi modal usaha yang bermanfaat.

9. Menjadi partner dalam proyek properti

Selain berinvestasi di reksadana properti, Anda juga bisa mendapatkan modal dengan menjadi partner dalam proyek properti.

Proyek-proyek properti biasanya membutuhkan dana yang cukup besar, sehingga menjadi partner dalam proyek properti bisa menjadi salah satu opsi untuk mendapatkan modal usaha.

10. Memanfaatkan fasilitas KPR (Kredit Pemilikan Rumah)

KPR adalah fasilitas kredit yang diberikan oleh bank kepada nasabah untuk memenuhi kebutuhan pembelian rumah. Jika Anda ingin membeli rumah untuk dijadikan sebagai aset investasi properti, maka Anda bisa memanfaatkan fasilitas KPR dari bank. Dengan KPR, Anda bisa mendapatkan rumah dengan modal yang relatif kecil.

Cara Membuat Izin Usaha Properti

izin-usaha-properti

Selain izin IMB (Izin Mendirikan Bangunan), Anda juga membutuhkan izin usaha untuk memulai bisnis di bidang properti.

Untuk mendapatkannya, Anda harus mengajukan permohonan ke dinas terkait di kota atau kabupaten tempat Anda berdomisili.

Adapun langkah-langkah untuk mendapatkan izin usaha properti yaitu:

  1. Persiapkan dokumen yang dibutuhkan
  2. Daftarkan diri ke dinas terkait
  3. Mengajukan permohonan
  4. Melakukan verifikasi
  5. Mendapatkan izin usaha

Dokumen yang dibutuhkan untuk membuat izin usaha properti berbeda-beda di setiap daerah. Umumnya, yang dibutuhkan adalah:

  • Pas foto 3×4 sebanyak 2 lembar
  • Fotokopi akte pendirian perusahaan
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi NPWP
  • surat pernyataan domisili perusahaan
  • Fotokopi Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
  • Denah lokasi
Baca:  8+ Cara Menata Toko Sparepart Motor agar Menarik

Ketika Anda sudah menyiapkan dokumen-dokumen di atas, daftarkan diri ke dinas terkait. Anda dapat menemukan alamat dan nomor telepon mereka di website pemerintah kota atau kabupaten tempat tinggal Anda.

Setelah itu, ajukan permohonan izin usaha properti ke petugas di dinas terkait. Jangan lupa untuk menyerahkan dokumen yang telah Anda siapkan sebelumnya.

Selanjutnya, petugas akan melakukan verifikasi dokumen dan lokasi. Jika sudah selesai, Anda akan mendapatkan izin usaha dari dinas terkait. Izin ini biasanya berlaku selama 3 tahun dan dapat diperpanjang.

Tips Sukses Usaha Properti yang Menguntungkan

komplek-perumahan-aurabisnis

Properti bisa menjadi bisnis yang sangat menguntungkan, tetapi juga bisa menjadi yang sangat berisiko. Jika Anda berpikir untuk masuk ke bisnis properti, berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda memulai:

1. Lakukan riset Anda.

Langkah pertama untuk memulai bisnis apa pun adalah melakukan riset dan memastikan Anda memahami industri yang Anda hadapi. Dengan properti, ada banyak faktor berbeda yang perlu dipertimbangkan, dari lokasi ke tren pasar. Anda perlu memastikan Anda memiliki pengetahuan tentang semua hal ini sebelum Anda mengambil risiko.

2. Memiliki rencana bisnis yang solid.

Setelah melakukan riset, Anda perlu menyusun rencana bisnis yang solid. Ini akan mencakup hal -hal seperti target pasar Anda, strategi pemasaran Anda, dan tujuan keuangan Anda. Tanpa rencana bisnis, sangat mudah untuk tersesat dalam usaha properti dan akhirnya membuat kesalahan yang mahal.

3. Kumpulkan tim yang tepat.

Langkah penting lainnya untuk memulai bisnis properti adalah mengumpulkan tim yang tepat. Anda harus memiliki agen real estat yang baik, pengacara yang baik, dan akuntan yang baik. Orang -orang ini akan sangat penting untuk membantu Anda menavigasi dunia properti yang sering rumit.

4. Bersiaplah untuk pasang surut.

Pasar Properti sering Naik turun, jadi Anda harus siap untuk periode pasang surut. Jangan berpikir bahwa usaha properti hanya akan naik selamanya. Ketika pasar turun, Anda harus siap untuk mengurangi biaya dan menjadi lebih fleksibel. Jika Anda siap untuk pasang surut, Anda akan bisa bertahan dalam jangka panjang.

5. Jangan mengambil risiko yang tidak perlu.

Salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan oleh pemula bisnis properti adalah mengambil risiko yang tidak perlu. Bisnis properti sangat berisiko, jadi Anda tidak perlu mengambil risiko yang tidak perlu. Untuk memulai, cobalah untuk melakukan investasi kecil -kecilan dan melihat apa yang terjadi. Jika Anda berhasil, Anda dapat meningkatkan investasi Anda.

6. Tetap fokus.

Salah satu kunci untuk sukses dalam bisnis apapun adalah fokus. Anda harus memiliki visi yang jelas dan mencari cara untuk mewujudkannya. Jika Anda fokus, Anda akan dapat mengarahkan usaha properti Anda dengan lebih mudah dan menghindari masalah -masalah yang sering timbul.

7. Jangan menyerah.

Bisnis properti sering dapat menjadi frustrasi, tetapi Anda tidak boleh menyerah. Jika Anda ragu, cobalah untuk bertanya kepada orang -orang yang telah berhasil dalam bisnis ini. Mereka dapat memberikan Anda saran yang berharga dan dorongan untuk terus maju.

Dengan mengikuti tips -tips ini, Anda akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk sukses dalam bisnis properti. Selalu ingat, jangan pernah menyerah dan selalu berusaha untuk belajar dan terus berkembang.

Tanya Jawab

☑️ Apa itu bisnis properti dan contohnya?

Bisnis properti adalah bisnis yang mengutamakan jual beli, sewa, dan manajemen aset-aset seperti gedung, apartemen, tanah, dan rumah. Contohnya adalah broker properti, developer, agen real estat, dan manajemen aset.

☑️ Apa saja bangunan yang termasuk dalam properti?

-Apartemen
-Rumah
-Tanah
-Bangunan komersial
-Gedung-gedung

☑️ Bagaimana cara kerja bisnis properti?

Bisnis ini melibatkan pembelian, penjualan, dan sewa tanah dan bangunan. Anda dapat memulai bisnis ini dengan membeli sebuah tanah atau bangunan, dan kemudian menyewakannya kepada perusahaan atau individu. Anda juga dapat menjual tanah atau bangunan yang Anda miliki kepada orang lain.

Kesimpulan

Dengan demikian, jika Anda tertarik untuk memulai bisnis properti, pertimbangkan untuk membuka toko furnitur atau menyediakan jasa penyewaan apartemen.

Selain itu, Anda juga bisa mengikuti tips di atas untuk membuat bisnis properti Anda sukses.

Semoga bermanfaat.